How does the Service Transportation serve?

Bagi saya yang memang sehari-hari memanfaatkan angkutan umum sebagai alat transportasi – bukan murni karena hobi, tapi karena memang belum punya kendaraan pribadi, hehehe – sepanjang pengalaman saya, masih banyak angkutan umum yang tidak memberikan keselamatan dan kenyamanan kepada penggunanya. Pasti sahabat-sahabat sekalian tahu betapa ngerinya menaiki metromini atau kopaja yang sudah penuh sesak plus diberi bonus supir yang ugal-ugalan, angkutan kota yang semakin banyak membawa korban khususnya bagi wanita, hingga kereta api yang sering mengalami gangguan sinyal.

Setiap hari, perjalanan dari tempat tinggal saya di Bogor menuju kantor saya di daerah Warung Buncit, Jakarta Selatan, saya memanfaatkan bis jurusan Bogor-Lebak Bulus PO AgraMas (gak apa-apa ya saya sebutkan merk karena memang highly recommended). Bisa dibilang, untuk perjalanan antar kota antar propinsi jarak dekat, bis ini merupakan yang paling nyaman. Dari luar, bis-bisnya masih dalam kondisi bagus, interiornya pun nyaman, dilengkapi AC, terjaga kebersihannya, dan harum. Awak bisnya ramah dan tegas, baik supir maupun kondektur. Ramah karena mereka selalu menyapa calon penumpang, tegas karena mereka tepat waktu. Apabila ada penumpang yang pamit mau ke toilet dulu misalnya, mereka bersedia menunggu tapi tidak lama karena mereka disiplin soal waktu. Jika sudah waktunya bis harus berangkat, ya penumpang yang belum siap naik harus menunggu bis berikutnya. Mereka juga tidak sembarangan menaikkan atau menurunkan penumpang. Semua harus pada tempathya, baik halte maupun terminal. Satu hal lagi yang sempat membuat saya terkejut, ada kondektur yang selalu mengutamakan tempat duduk untuk wanita, anak-anak, dan orangtua. Pernah suatu kali ada seorang laki-laki yang diminta berdiri karena ada seorang perempuan yang berdiri. Tentunya kondektur tersebut meminta maaf terlebih dahulu.

Begitu juga kali ini, tidak biasa-biasanya bis ini mogok. Kondektur dengan sigap ,memeriksa bagian belakang dan memberikan laporan pada Pak supir. Sepertinya perlu waktu lama untuk meperbaiki. Segera saja beliau menghubungi Kantor pusat untuk meminta bantuan bis kosong. Sekitar 20 menit kemudian, datanglah bis bantuan tersebut. Lega, rasanya. Memang beginilah seharusnya sebuah perusahaan jasa transportasi memberikan pelayanan. Semoga dapat terus meningkatkan pelayanan Dan menjadi contoh bagi yang lain. Happy Monday, yaaaa…..!!

Warmest Regards,
Me – the Web Owner

About

Mom of two kids, living within good books and extraordinary people

No Comments

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.