Denting 3 Hati

Dia – yang menantiku,

Dia masih di sini, duduk di hadapanku, dengan sebotol air mineral yang hampir tandas. Dia selalu begitu, begitu mendewakan air mineral, di manapun, kapanpun. Dia sama sekali tidak memiliki rasa ingin tahu pada rasa-rasa yang lain.

Yang aku tahu, air mineral ini begitu jernih, sejernih rasa yang kumiliki untukmu. Sederhana, tapi murni. Tak kan terkontaminasi dengan polusi dari unsur manapun. Sehat, menyehatkan, menyegarkan. Mencintaimu menyegarkan otak, tubuh, dan jiwaku.

Aku hanya terpaku, dan berharap, kalimat ini keluar dari bibirmu, bukan dia.

Aku – yang menantimu,

Ribuan jarum basah menusuk-nusuk pori-pori kulitku. Hujan turun begitu derasnya sore ini. Payung yang kubawa tak mampu melindungi dari terpaan hujan disertai angin kencang di sore yang dingin ini. Kakiku menapak di lantai semen teras sebuah warung yang nampaknya sengaja ditutup lebih awal oleh pemiliknya. Saat ini baru jam 3 sore, namun genangan air hujan sudah hampir setinggi betis orang dewasa. Mungkin pemilik warung ini ingin segera tiba di rumah untuk menghangatkan diri. Tidak sepertiku. Hatiku beku, membeku. Bulir-bulir air mata kembali membasahi pipi, menyakiti ruang jiwa.

Untuk apa hadir jika harus pergi dalam sekejap? Untuk apa menghampiri jika tak mencintai?

Kamu – yang kunantikan,

Kamu masih mencintainya. Tetapi aku juga merasakan hadirku memberi warna baru di hatimu. Aku yang berbeda darinya. Ceria, ekspresif, sedikit manja, dan cerdas menurutmu. Tunggu dulu, kau tidak sedang menilaiku layaknya gadis cilik berambut ekor kuda kan? Kamu yang juga berbeda dari dia. Kamu sederhana dan aku menyukai kesederhanaan itu. Di hadapanmu aku mati kutu. Ingin tampak baik selalu. Aku akan menunggumu, pada cinta di saat yang tepat, seperti kata-katamu padaku, kala itu.

Aku harus pergi. Aku tidak bisa bersamamu hanya karena aku suka berbagi cerita denganmu. Aku tidak tahu ini cinta atau apa. Jika ini cinta, hadirnya pasti akan ada di saat yang tepat.

Sungguh, aku ingin kamu tahu, aku menantikanmu, bukan dia.

 

The Happier Me,

-Melina-

About

Mom of two kids, living within good books and extraordinary people

No Comments

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.