Wisuda XIII STT Bandung; Wisudawan/Wati Siap Menantang Masa Depan

Upacara wisuda menjadi momen yang pastinya sangat dinantikan oleh calon wisudawan/wisudawati. Tidak terkecuali oleh mereka yang tengah menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB). Segala lelah pikiran dan tenaga selama menyusun skripsi, dan ketegangan selama ujian sidang, seolah terbayar sudah, Duduk di satu ruangan besar bersama para wisudawan/wisudawati lainnya, didampingi orangtua tercinta, hingga namanya dipanggil satu-persatu untuk maju ke depan dan melalui prosesi pemindahan tali toga dari kiri ke kanan.

Wisuda XIII STTB diadakan di Harris Hotel and Convention Festival Citylink, Bandung, pada hari Sabtu 8 Desember 2018 kemarin. Perguruan tinggi yang didirikan pada 5 Oktober 1991 berlokasi di Jl. Soekarno Hatta No. 378. Bandung. STT Bandung memiliki tiga program studi, yakni: Teknik Industri, Teknik Informatika, dan Desain Komunikasi Visual. Pada Wisuda XIII ini STTB meluluskan 183 orang, terdiri atas 106 wisudawan dari Teknik Industri dan 77 wisudawan dari Teknik Informatika.

Acara ini berlangsung dengan susunan acara sebagai berikut:

  1. Pembukaan
  2. Mengumandangkan lagu Indonesia Raya
  3. Laporan Ketua STT Bandung
  4. Sambutan-Sambutan
  5. Orasi Ilmiah
  6. Pembacaan SK Ketua STT Bandung
  7. Pelatikan Wisudawan
  8. Penandatanganan MoU
  9. Penyampaian Kesan dan Janji Wisudawan
  10. Pembacaan Doa
  11. Penutupan Sidang Senat Terbuka
  12. Ramah Tamah

Acara berlangsung begitu lancar dan khidmat. Apalagi saat lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, dan Mars STTB, dikumandangkan di dalam ruangan. Menciptakan rasa haru dan semangat untuk siap berjuang selepas ini. Pastinya mengingatkan saya pada momen wisuda yang sudah belasan tahun silam itu.

Pada awal acara, Bapak Muchammad Naseer, S. Kom, M.T, selaku Ketua STT Bandung memberikan sambutannya. Disampaikan oleh beliau, saat ini STT Bandung memiliki 120 dosen, yang 96% di antaranya sudah bergelar magister. Diharapkan, pada tahun 2019 mendatang STT Bandung memiliki dosen yang 70% di antaranya berhasil meraih gelar doktor, dari perguruan tinggi ternama di Perancis, Jepang, dan Taiwan. Tentunya hal ini selaras dengan visi dan misi dari STT Bandung sendiri, yakni menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing dan unggul secara nasional pada tahun 2020. STT Bandung berkomitmen menyelenggarakan pendidikan dengan keunggulan mutu yang diselaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Adaptif terhadap tantangan, budaya, dan lingkungan.

Salah satu target besar yang ingin dicapai oleh STT Bandung adalah menjadi universitas di tahun 2020. Kita doakan bersama, ya.

Prestasi mahasiswa STT Bandung juga tidak perlu diragukan lagi. Beberapa mahasiswa telah menjalani program internship selama 6 bulan di perusahaan teknologi di Taiwan. Bahkan, rata-rata telah memperoleh penghasilan besar 4-6 kali lebih besar dari UMR di kota Bandung. Peluang belajar yang lebih luas juga bisa mereka peroleh, yakni berkesempatan melanjutkan ke jenjang S2 di Jepang dan Taiwan. Program internship yang telah diikuti tentunya akan menjadi modal dan pengalaman berharga dalam menempuh pendidikan di tingkat selanjutnya. Beruntung sekali ya, teman-teman kita yang telah memilih jenjang strata satunya di STT Bandung ini.

Dari dunia teknologi, mahasiswa STT Bandung juga meraih prestasi yang mengagumkan. Mulai dari kemampuan menata ulang tata letak sebuah pabrik sehingga pabrik tersebut mampu melakukan efisiensi biaya hingga Rp 25 juta per bulan. Betapa kreativitas dan teknologi mampu menekan biaya operasional sebuah perusahaan. Juga prestasi-prestasi lainnya yang menggunakan aplikasi berbasis android.

Dari luar akademik, STT Bandung juga memiliki mahasiswa di bidang olahraga. Tina Sri Handayani, penyandang difabel yang mengikuti Paralimpik Daerah (PEPARDA) V 2018 di Bogor. Dalam ajang olahraga tersebut, Tina Sri Handayani berhasil meraih medali emas di cabang olahraga lari 200 meter, medali perak di cabang olahraga lompat jauh, dan medali perunggu untuk cabang olahraga lari jarak 100 meter. Atas prestasinya ini, Tina Sri Handayani didaulat menjadi pembicara untuk mewakili teman-teman mahasiswa.

Usai pelantikan, beberapa meja bertutupkan taplak putih bersih dinaikkan ke atas panggung. Beberapa saat lagi, penandatanganan MoU akan dilakukan. Pada kesempatan kali ini, STT Bandung melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Nasional PASIM, PT POS Indonesia, Bank Sampah Bersinar, PT SLU, CMYK, dan HUNGCI Taiwan. Langkah awal yang tentunya diharapkan akan memberikan manfaat yang saling berkesinambungan antara kedua belah pihak.

Sesi berikutnya diisi dengan orasi ilmiah oleh Mr. Cyrille Schwob, APAC Head of Research and Tecnology Development at Airbus. Beliau khusus hadir dari Singapura dalam rangka mengisi orasi ilmiah ini.

Mengikuti jalannya upacara wisuda meskipun melalui liputan online, rasanya saya seperti berada di tempat yang sama dengan para wisudawan/wisudawati tersebut. Membayangkan rasa bahagia sekaligus haru yang ada di dada mereka. Juga rasa bangga dari para orangtua yang InsyaAllah tidak salah dalam memberikan restu kepada putra-putrinya untuk memilih STT Bandung sebagai tempat menuntut ilmu.

Selamat untuk teman-teman wisudawan/wisudawati STT Bandung. Selamat datang di dunia kerja yang nyata, penuh kreativitas, dan integritas. Taburkan ilmu yang telah bertahun lamanya diperoleh dari perguruan tinggimu agar membawa manfaat bagi bangsa dan negara.

 

The Happier Me,

Melina Sekarsari

Facebook Comments
About

Mom of two kids, living within good books and extraordinary people

No Comments

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.