Celebrating Inspiring Women; Saat Perempuan Hebat Tampil di Panggungnya

Sudah bukan waktunya lagi perempuan tampil sebagai makhluk yang lemah. Berbagai macam media pengembangan diri sudah hadir kini. Apalagi di era digital yang semuanya serba cepat. Aktualisasi diri bukan hanya soal menjadi pekerja kantoran, berwirusaha dan aktif dalam kegiatan sosial, bisa menjadi pilihan.

Celebrating Inspiring Women

Memperingati Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April, All Sedayu Hotel mempersembahkan sebuah acara bertajuk “Celebrating Inspiring Women” yang diadakan di Sumatera Room, All Sedayu Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tema perempuan diangkat karena saat ini peran perempuan sudah nggak bisa lagi dipandang sebelah mata. Dari perempuan, lahir putra-putri bangsa sebagai generasi penerus di masa depan.

Registrasi dimulai pukul 15.00 dan acara resmi dibuka mulai 16.00. Seluruh undangan dan panitia mengenakan dress code nusantara. Ada yang berkebaya maupun nuansa batik. Tampak cantik dan anggun deh, semuanya.

Pada saat dimulainya acara, para undangan tampak masih malu-malu ketika bertepuk tangan. Tapi MC-nya pantang menyerah, dong. Memberikan motivasi kepada para undangan mengenai manfaat tepuk tangan. Gerakan tangan ini efektif banget untuk membangkitkan titik-titik saraf pada telapak tangan kita yang sehari-hari jarang terstimulasi. Setelah itu, para undangan sudah nggak malu-malu lagi deh untuk bertepuk tangan.

Yudhi Meidianto - Hotel Manager All Sedayu Hotel Kelapa Gading memberikan sambutan dengan gaya santai.

Acara diawali dengan sambutan dari Yudhi Meidianto – Hotel Manager, All Sedayu Hotel Kelapa Gading. Apresiasi beliau sampaikan kepada perempuan-perempuan Indonesia. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para undangan yang berkenan hadir dan sponsor-sponsor yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini.

Tips Kecantikan dari Gusnaldi

Acara berikutnya adalah tips kecantikan dari salah satu Make Up Artist (MUA) ternama Indonesia, Gusnaldi. Wah, rasanya sudah lama sekali nggak mendengar kabar dari pakar kecantikan yang satu ini, ya. Eh, atau karena saya memang nggak berkecimpung di dunia kecantikan, nih.

Gusnaldi memberikan tips-tips make up for business woman yang natural namun berani. Bagaimana tuh, ya? Menurutnya, banyak perempuan Indonesia yang masih suka berdandan secara natural. Nggak salah sih, kalau seleranya seperti itu. Tapi perempuan juga harus sesekali berani tampil beda untuk menghindari kejenuhan. Ini dia tips-tips kece dari Gusnaldi untuk perempuan Indonesia:

Menentukan Centre Point

Fokus pada bagian paling cantik di wajah kita, misalnya mata atau bibir. Apabila kita merasa center point ada di bagian mata, boleh lho, mengaplikasikan make up lebih berani di sana. Bisa menambahkan eye shadow dan maskara. Tapi nih, kita nggak perlu lagi menebalkan make di bagian lainnnya. Cukup di center point-nya saja, bagian lain tetap biarkan dengan make up Kalau terlalu tebal di sana-sini, malah jadi aneh. Iya juga sih, ya.

Setelah diberikan sentuhan pada bibir dengan warna yang lebih gelap.

Sesuaikan Warna Eye Shadow dengan Ukuran Mata

Untuk penggunaan eye shadow, perempuan juga mesti jeli menyesuaikan dengan ukuran mata. Warna-warna gelap cocok diaplikasikan pada perempuan yang ingin matanya terlihat lebih besar, sedangkan warna-warna terang cocok diaplikasikan pada perempuan yang ingin matanya terlihat lebih kecil. Hmm, catat nih, ya.

Merawat Bulu Mata

Ada satu bagian penting dari wajah yang seringkali luput dari perhatian para perempuan. Apa, tuh? Bulu mata. Pesan dari Gusnaldi, bulu mata itu adalah pemberian dari Tuhan yang juga harus dirawat sebaik-baiknya. Gusnaldi sangat nggak menyarankan para perempuan melakukan tanam bulu mata. Proses tanam bulu mata itu terlebih dahulu merontokkan bulu mata asli dan itu bisa merusak akarnya. Setipis dan sesedikit apapun bulu mata kita, please tetap biarkan sesuai aslinya. Beri vitamin bulu mata agar tetap sehat. Jika ingin bermain dengan bulu mata saat ber-make up, cukup gunakan maskara saja. Bahkan penjepit bulu mata pun berpotensi merusak kesehatan bulu mata.

Bermain Warna

Jangan takut bermain dengan warna saat ber-make up karena sejatinya warna diciptakan untuk wanita. Cieeeh …

Talkshow Bersama Inspiring Women

Sesi berikutnya adalah mini talkshow yang menghadirkan empat narasumber. Tentu saja, keempat-empatnya adalah perempuan. Satu-persatu dihadirkan di atas panggung dan menempati dua buah sofa krem yang sudah disiapkan.

Narasumber pertama adalah Dita Soedarjo. Siapa yang nggak kenal dia? Cantik, muda, dan sukses menjadi pengusaha besar di usia 27 tahun. Dita Soedarjo menjadi salah satu founder media online Fimela. Dia juga memegang lisensi perusahaan es krim berskala internasional, Haagen Dazs di Indonesia.

Siapa sangka, perempuan yang di atas panggung tampil begitu cantik dan elegan, dulunya pernah tomboy juga. Dita juga nggak pernah bermimpi menjadi pengusaha karena dia lebih menyukai dunia anak-anak. Namun dia diberitahu bahwa menjadi pengusaha adalah satu cara untuk bisa memberikan manfaat lebih besar lagi kepada orang lain. Betul juga, ya. Bisa membuka lapangan bekerja dan bisa lebih banyak berderma, tentunya.

Narasumber kedua adalah dr. Ernina Diah, founder Ultimo Clinic. Dokter yang memiliki latar belakang sebagai dokter beda plastik ini mendirikan Ultimo Clinic yang membuka layanan konsultasi kulit, tubuh, wajah, dan gigi. Lho, apa hubungannya klinik kecantikan dengan gigi, ya? Menurut dr. Ernina, perempuan tampil cantik itu nggak boleh nanggung. Jangan sampai wajahnya cantik, tapi saat tertawa ternyata giginya hitam semua. Wadaw, jadi ingin segera cek gigi, nih.

Ultimo Clinic didirikan sebagai bentuk kecintaan beliau pada dunia kecantikan dan kesehatan, sekaligus membantu para perempuan Indonesia tampil cantik dan sehat agar memperoleh kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Narasumber berikutnya adalah Priscilla Young, founder dari Ercella Treatment Center. Tahu nggak, Ercella Treatment Center ini adalah klinik pertama di Indonesia yang memiliki stem cell treatment yang sudah disertifikasi. Apa sih stem cell itu? Menurut Priscilla, sel-sel di tubuh kita bisa diolah sehingga bermanfaat untuk diri kita juga. Darah kita diambil, kemudian dipilah sel-sel baik dan sel-sel yang sudah rusak. Sel-sel yang sudah rusak dapat diperbaiki untuk kemudian digunakan kembali. Jadi, bisa dikatakan treatment ini benar-benar dilakukan dari dalam. Stem cell treatment ini bermanfaat banget untuk menjadikan tubuh lebih sehat dan bugar. Penderita diabetes dan asam urat juga bisa lho, berobat dengan metode ini.

Narasumber terakhir adalah Vera Nofita, founder Rumah Kreatif Bersatu Nusantara. Apa sih itu? Ada cerita seru dan mengharukan yang dibagikan kepada kami.

Semuanya berawal dari kegelisahan Vera saat melihat tetangganya yang begitu banyak terlilit hutang rentenir keliling. Meskipun tinggal di ibukota, tetapi warga di lingkungan tempat tinggalnya masih berada di kalangan ekonomi bawah. Mereka masih bisa makan, tetapi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang lainnya. Misalnya saja, untuk membeli panci, masih mengandalkan pedagang panci kredit keliling. Pada saat nggak bisa membayar, berhubungan lah mereka dengan rentenir.

Di sisi lain, Vera melihat masih banyaknya sampah di lingkungan sekitar. Tergerak hatinya melakukan sesuatu untuk membantu, dimulai dari sampah. Warga diminta untuk mengumpulkan sampah dari rumahnya, memilah-milah antara sampah basah dan kering, lalu dibawa ke bank sampah untuk ditimbang dan sampah-sampah tersebut ditukar dengan rupiah. Nilainya mungkin nggak besar, tetapi setidaknya warga memperoleh penghasilan dari sampah di rumahnya. Sampah-sampah itu kemudian diolah menjadi berbagai macam, mulai dari pupuk kompos hingga barang kerajinan tangan.

Saat ini, Rumah Kreatif Bersatu Nusantara sudah memiliki banyak program, mulai dari bank sampah, fun farming with hydroponics, sampai koperasi simpan pinjam dan tabungan logam mulia.

Tanya Jawab dan Tips dari Narasumber

Selain berbagi cerita, teman-teman narasumber juga memberikan tips, lho. Ini terkait juga dengan pertanyaan dari teman-teman undangan yang hadir. Apa saja? Ini dia.

Pertanyaan:

"Apa saja sih tips-tips menjadi sukses seperti Mbak Dita?"

Dita Soedarjo memberikan bocoran nih, kalau sebenarnya dia juga sering mengalami masalah dalam menangani bisnis. Problema yang acapkali membuatnya menjadi pusing dan harus berpikir keras. Tapi bisnis apapun pasti akan mengalami kendala. Siapa juga orangnya di dunia ini yang nggak punya masalah, kan? Tapi tetap dong, pengusaha cantik ini mau memberikan tips agar kita nggak menyerah saat tengah menjalani bisnis. Ini ya, bocorannya.

Sikap ini penting banget dimiliki karena saat berbisnis, kita harus berani menghadapi tantangan dan tantangan itu datang dalam bentuk yang berbeda-beda. Makanya harus mau belajar, kenapa begini, kenapa begitu. Besok masalahnya A, besoknya lagi B. Tapi tetap dong, harus dihadapi.

Berbisnis itu bukan hanya membutuhkan modal berupa materi tapi juga mental, termasuk mental menjadi pebisnis yang jujur. Jauhi deh yang namanya berbisnis dengan cara kotor. Betul banget ini, ya. 

Kalau segala jalan sudah ditempuh, jangan lupa untuk memasrahkan urusan kepada Tuhan. Ini yang nggak boleh lupa.

Ini penting banget, nih. Jadikan usaha kita sebagai jalan untuk bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Ssstt … Dita Soedarjo sudah dua tahun belakangan ini membiayai yayasan yang dimilikinya dari bisnis yang dia jalani. Asyik, ya.

Pertanyaan:

"Apa sih jenis operasi plastik yang ideal dilakukan terkait dengan nggak merusak karya cipta Tuhan?'

Wah, pertanyaan yang menarik banget. Pastinya pertanyaan ini ditujukan kepada dr. Ernina Diah. Disampaikan bahwa ada dua jenis operasi plastik, yaitu konstruksi (cacat wajah, kecelakaan) dan estetika. Berdasarkan pengalamannya, banyak perempuan yang datang kepadanya dengan kondisi tubuh yang nggak sesuai harapan. Ada yang khawatir malam pertamanya (oups) suaminya kecewa atau ada juga yang merasa nggak percaya diri lagi karena bentuk tubuh sudah berubah. Melalui operasi plastik, pasien menjadi lebih percaya diri, bahagia, dan memperoleh kualitas hidup yang lebih baik.

Tetapi beliau juga menegaskan kepada para undangan bahwa sejatinya kebahagiaan itu ada di hati. Sudah melakukan operasi plastik tapi dari sisi lain nggak mensyukuri, tetap saja sulit memperoleh kualitas hidup yang baik. Satu lagi, pasien harus realistis saat meminta bagian tubuhnya dibedah. Jangan wajah seperti apa, tapi maunya dibedah sampai mirip Nichole Kidman. Kan jauuuh … Nah, betul banget, nih.

Kembali ke keyakinan hati kita masing-masing, ya, mau melakukan perawatan wajah dan tubuh yang seperti apa.

Pesan untuk Perempuan

Teman-teman narasumber nggak lupa memberikan pesan kepada kami semua agar menjadi perempuan yang kuat, kreatif, inovatif, terus gali potensi, dan memberi inspirasi bagi generasi muda. Nih, harus dicatat dan diingat dong, ya.

Ada satu pesan khusus dari Vera Nofita mengenai sampah. Perempuan masa kini diharapkan mulai peduli pada sampah. Lakukan pilah-pilih sampah basah dan kering, manfaatkan sampah yang masih bisa digunakan kembali, dan jadikan sampah mendatangkan manfaat. Sampah mempunyai kaitan erat dengan perekonomian. Sampah bisa mendatangkan uang, sampah juga bisa membuat uang menjadi nggak berarti. Lho, kok bisa? Bisa saja. Bantar Gebang sudah nggak akan sanggup lagi menampung sampah dari Jakarta di tahun 2025. Kita mau membuangnya di mana, coba? Bayangkan Lamborghini di garasi rumah kita yang nggak bisa keluar rumah karena halaman depan tertutup sampah.

Pesannya dalam sekali, ya. Hufff, mesti segera sadar mengelola sampah yang baik, nih.

Celebrating Inspiring Women ini juga dimeriahkan dengan fashion show karya desainer Jessica Febiani. Peragawati cantik dan anggun hilir mudik mengenakan dress bernuasa batik yang mempesona. Tema batik dipilih sebagai identitas kebudayaan Indonesia. Think locally at globally.

Fashion show by Jessica Febiani

Tepat pukul 18.00, acara selesai. Sebelumnya, All Sedayu Hotel Kelapa Gading memberikan piagam penghargaan kepada para narasumber dan fashion desainer yang telah memeriah acara tersebut. Acara ditutup dengan makan malam bersama yang diiringi live music. Selain ilmu bermanfaat dan pengalaman, saya juga memperoleh teman-teman baru dari beauty collab. Senang rasanya bisa hadir di sini.

Bersama teman-teman baru dari beauty collab.

Yuk, menjadi perempuan Indonesia yang sehat, cantik, tangguh, dan menginspirasi!

Salam,

Melina Sekarsari

About

Mom of two kids, living within good books and extraordinary people

17 Comments

  • Mama Indri April 25, 2019 at 11:17 am Reply

    jadi tahu mata saya kecil warna yang cocok justru warna gelap ya biar matanya nampak lebih besar.

    • melinase April 25, 2019 at 11:40 am Reply

      Aku juga baru tahu, Mbak. Tapi entah kapan mau nyoba. Punya eye shadow aja, nggak, wkwkwkw …

      • Evalina April 27, 2019 at 7:01 pm Reply

        Sampah, satu problem di Jakarta dan menyebabkan banjir yang cukup tinggi di beberapa wilayah ibukota

        • melinase April 28, 2019 at 5:22 am Reply

          Yes, right. Kita pun sekarang menghadapi masalah besar akan dikemanakan sampah-sampah itu nantinya karena Bantar Gebang sudah nggak bisa lagi menerima sampah dari Jakarta di tahun 2025. Itu tinggal sebentar lagi.

  • Dwi April 26, 2019 at 8:24 am Reply

    Wah ilmu make-upnya keceh banget. Aku baru tau tyt kalo make up cukup menampilkan sis yg kita anggap paling wow gt ya.

    Bener juga ya klo smua dipoles maksimal mah malah jadi kaya lenong.

    • melinase April 26, 2019 at 2:29 pm Reply

      Iya, Mbak. Sebagai orang yang nggak bisa dandan, kan ini membantu banget. PR-nya hanya di center point aja, hahaha …

  • Akarui Cha April 26, 2019 at 12:56 pm Reply

    Berbisnis sama dengan terus banyak belajar ya. Noted.

    • melinase April 26, 2019 at 2:29 pm Reply

      Yes, bukan hanya anak sekolah aja ya yang wajib belajar.

  • hani April 26, 2019 at 8:42 pm Reply

    Waduh…ada ilmu pasang eye shadow. Aku suka males nih, berhub pakai kacamata. Ah, engga terlihat ini. Hehe…
    Btw…Teteh yg di makeover, saya sampai zoom in. Memang lbh cantik yah, cuma gelapin lipen aja.
    Tapi…saya kok engga berani yah…Wkwkwk…

    • melinase April 27, 2019 at 12:51 am Reply

      Kalau aku sih nggak males, Bun, tapi memang nggak punya eye shadow, hahaha …

      Iya, kesan dari wajahnya langsung beda ya begitu di-zoom.

  • Dian Restu Agustina April 27, 2019 at 5:49 am Reply

    Ini repoertase lengkap sekaliiii. Kusuka bacanya.
    Tips dari Gusnaldi noted semua
    Dan inspiratif woman beneran memotivasi kisahnya:)
    Tengkyuuu sharingnya Mbak Mel

    • melinase April 27, 2019 at 6:28 am Reply

      Alhamdulillah … Nanti dipraktekkan, yukkk. Sama-sama ya, Mbak Dian …

  • Sunarti kacaribu April 27, 2019 at 4:40 pm Reply

    Seru ya acaranya, mbak.
    Akutu termasuk wnita yg gak bisa dandan, hehe…
    Baca ulasan ini jadi fahim deh, Cara memakai makeup yang bener. Narasumbernya luar biasa ya, masih muda sudah jadi pengusaha. Sangat menginspirasi

    • melinase April 27, 2019 at 5:21 pm Reply

      Seru banget. Undangannya nggak banyak padahal. Tapi materi dan narasumbernya udah cukup bikin seru. Haiyyah, kita kan 11-12, Mak, nggak bisa dandan, wkwkwk …

      Langsung praktek, yooo …

  • melinase April 27, 2019 at 5:23 pm Reply

    Yes, cek ya eye shadow di rumah warna apa. Kalau aku sih jujur aja cuma punya bedak, pelembap, dan lipstik, hahaha …

    Iyaaa … Kapan, dong? Padahal kita deketan kan, ya?

  • Malica Ahmad May 17, 2019 at 7:00 am Reply

    Wah, reportasenya kereen sangat mbak.
    Jadi tahu nih merawat kecantikan diri. Hihi

    Btw, dari judulnya aja sebenarnya aku udah tertohok banget. Hahha

    Baca isi artikelnya makin makin tersadar.

    Thanks, Mbak, atas tulisan apik ini.

    • melinase May 17, 2019 at 8:06 am Reply

      Alhamdulillah … MasyaAllah. Gih, ayo dicobain tips bermake up-nya. Tapi aku tuh nggak punya eyeliner maupun maskara, hahaha …

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.