Melina Sekarsari

Menuliskan Masa Lalu, Hari Ini, dan Masa Depan
Cream Soup; Menu Favorit Ibu Saya

Cream Soup; Menu Favorit Ibu Saya

Pukul 03.00 pagi tadi waktu masuk dapur, saya sudah langsung ditodong oleh ibu agar membuatkan cream soup. Beliau lapar berat, katanya. Menu ini memang sudah seminggu terakhir rutin dimasak di dapur kami.

Gigi ibu saya sudah banyak yang ompong. Dulu karena terasa sakit, beliau memutuskan untuk mencabutnya lalu membuat gigi palsu. Ternyata, gigi palsu tersebut nggak nyaman dikenakan. Jadi deh, beliau nggak mau memakainya lagi. Di awal cabut gigi, saya dan kakak-kakak terpana sih. Banyak banget yang dicabut. Nggak pakai tanya dulu sama kami, anak-anaknya. 

Karena bisa dibilang giginya tinggal sedikit, otomatis beliau jadi kesulitan makan. Sejak Ramadhan mengeluh makan ini itu jadi sakit. Ya iyalah, kan yang dipakai mengunyah gusi, bukan gigi lagi. Saya coba masak seempuk mungkin, tetap saja bilangnya keras. Pokoknya Ramadhan kemarin tuh ujian banget, deh. Masak ini salah, itu salah. Saya dimarah-marahin terus. *MewekdiPojokan

Syawal ke-3, eh kakak saya yang ikutan sakit gigi. Kalau dia sih lucu. Gara-gara nekat menggigit paru goreng yang alot saat lebaran hari pertama. Dua hari kemudian, gigi yang dipaksa itu goyang dong dan dia kesakitan. Kasihan, tapi saya jadi geli, xixixi … Akhirnya dia pun butuh makanan yang lembut juga.

Pikir, pikir, pikir, masak apa, ya? Terus ingat deh, kenapa nggak dimasakin cream soup aja?

Bahan-Bahan Cream Soup

Sebelum-sebelumnya, saya nggak pernah membuat cream soup. Halah, aslinya sih jarang masuk dapur buat masak. Soalnya ini daerah kekuasaan ibu saya. Kok sekarang jadi saya yang nangkring di dapur? Semua berawal dari corona, huehehe

Sebagai koki piyik, jelas saya banyak nyontek ke resep yang ada di internet tapi saya modifikasi sendiri. Bukan karena saya kreatif, tapi karena hasilnya nggak pernah betul-betul mirip sama resep, wkwkwk

Kecuali membuat kue, saya nggak pernah menggunakan takaran yang paten saat mengolah makanan di dapur. Semua pakai hitungan ‘kira-kira aja’. 

Ini adalah bahan-bahan yang digunakan dan cara mengolahnya. Yuk kita mulai memasak. 

  1. Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan dengan menggunakan margarin.
  2. Masukkan satu butir telur. Aduk-aduk.
  3. Masukkan susu cair. Aduk rata sampai mendidih. 
  4. Masukkan makaroni. Saya merebusnya dulu di panci terpisah. Pokoknya sampai empuk biar ibu saya mudah mengunyahnya.
  5. Masukkan larutan maizena. Aduk rata.
  6. Masukkan garam, lada bubuk, dan kaldu jamur. Koreksi rasa.
  7. Masukkan parutan keju dan sayuran yang sudah dicincang. Aduk rata sebentar saja karena sayuran kan mudah banget layu.
  8. Matikan kompor. Cream soup siap disajikan.

Gimana Rasa Cream Soup-nya?

Kakak saya suka banget sama cream soup-nya. Lalu direkomendasikan lah cream soup tersebut ke ibu.

“Beneran enak loh, Bu. Lembut. Pasti ibu suka.”

Ibu semula memandangi cream soup buatan saya dengan tatapan aneh. Mungkin beliau pikir, makanan kok pucat pasi begitu. Ibu menolak. Yaaa salaaam … Besoknya saya masak cream soup lagi buat kakak. Sengaja saya letakkan di mangkuk khusus buat Ibu. Yah, siapa tahu hari ini mau. Saya deg-degan banget sewaktu menyodorkan semangkuk cream soup itu ke ibu.  Ya kan selama beliau susah makan, semua masakan saya salah melulu. Efek sakit gigi kan memang bikin emosi tuh, ya. *Syabaaar

Sekali mencicip, eh ternyata beliau suka. Alhamdulillah … Rasanya bisa kipas-kipas lega, deh. Malah, setiap hari maunya cream soup terus. Beliau menolak dibuatkan bubur nasi. 

Tahu kan ya, yang namanya sakit gigi itu biasanya nggak cukup bertahan satu atau dua hari aja? Nih, ibu saya sudah seminggu belum sembuh juga. Konsultasi ke klinik gigi langganan, mereka juga hanya melayani cabut gigi dan scalling aja sih selama pandemik ini. Ibu memang harus bersabar dulu sebelum dibuatkan gigi palsu yang baru.

Makanya, saya perlu kasih variasi menu cream soup supaya nggak bosan. Jangan sampai kena semprot lagi, nih.

Variasi Cream Soup

Meskipun bisa dipadupadankan, tapi untuk membuat cream soup ini saya tetap akan membutuhkan bahan-bahan di bawah ini, ya:

  1. Susu cair. Awalnya saya menggunakan susu UHT. Tapi berhubung di rumah ada susu bubuk Dancow, saya pakai aja. Sama enaknya, kok. Kalau Dancow habis, saya pakai Hi-Lo aja, deh. Belum dibuka-buka tuh dusnya. 
  2. Larutan maizena. 
  3. Keju parut. Pastinya pakai keju cheddar, ya. Kadang pakai MEG, Diamond, Kraft. Mana aja deh yang sedang diskon di supermarket.
  4. Bawang putih yang sudah dihaluskan.
  5. Garam
  6. Lada
  7. Kaldu jamur. Saya pakai yang instan dari Royco. Kapan-kapan bikin kaldu jamur rumahan deh biar lebih sehat.

Variasinya seperti apa, bebas aja ya, teman-teman. 

Untuk sayuran, kalau nggak ada bayam, saya pakai wortel. Tentunya diparut dulu supaya lebih mudah empuk. Kalau kondisi nggak sakit gigi sih saya lebih suka wortel yang krenyes-krenyes gitu.

Kalau makaroni habis, saya pakai kentang. Potong dadu dan kecil-kecil aja lalu rebus sampai empuk. Pokoknya serba empuk deh, ya. Tapi makaroni dicampur kentang juga enak, kok. Biar kenyang, huehehe

Telur boleh juga digantikan dengan tahu (potong kecil-kecil), atau daging ayam/sapi/udang cincang. Pokoknya bebas aja deh. Mau ditambah atau diganti suka-suka kita aja. Tapi yang namanya cream soup kalau isiannya terlalu banyak, artinya susu cairnya harus diperbanyak juga. Kalau nggak gitu, nantinya jadi terlalu kental, lalu gosong deh. 

Cream soup yang baru dibuat dini hari tadi.

Alhamdulillah, akhirnya ada juga menu yang cocok buat ibu saya saat giginya bermasalah begini. Kalau perut beliau kenyang, bisa makan enak, kan nggak kebanyakan ngomel-ngomel lagi, hihihi

Doakan ya ibu tetap sehat, anak-anaknya dilapangkan rezekinya biar bisa membelikan gigi palsu lagi buat beliau. Soalnya lumayan banyak, jadi harganya pasti ikutan pakai duit banyak juga, wkwkwk

 

Salam,

Melina Sekarsari

58 comments found

  1. makanan yg pas untuk yg giginya tidak lagi berfungsi maksimal yah.. eh tapi konon katanya masyarakat tionghoa setiap pagi rutin sarapan bubur lho, makna filosofinya untuk keberkahan, tpi secara kesehatan baik bagi lambung.

    1. Gitu ya, Mas? Ibu nggak mau bubur, sih. Kalau cream soup begini beliau suka banget. InsyaAllah diracik dengan bahan terbaik dan doa agar yang menikmatinya selalu diberikan kesehatan, keluasan rezeki, dan keberkahan di sisa usia.

  2. Auw… auw… dari fotonya memang tampak sangat kunyahable Mbak. Tasti, kejunya. Sampai cleguk ini. Dan sayurnya bisa diganti yang ada ya. Menarik sekali. Jadi ingat anak lanang tanya kapan dibuatkan makanan berbahan keju. Ini bisa jadi referensi.
    Btw, kalau ibu suka dengan masakan kita, rasanya bahagia banget ya. Seperti mission complete.

    1. Iyaaa, tinggal emut-emut sebentar, dan telaaan, hahaha …

      Iya, ini cheesy dan creamy gitu rasanya. Lebih enak lagi kalau masih hangat agak panas, ya.

      Yuk, dibuatkan buat anak-anak di rumah. Semoga pada suka, yaaa.

      Iyaaa, lega aku kalau ibu doyan makan.

      1. ya,mereka suka sekali. Basiknya memang suka krim dan suka keju. Mereka melahapnya dengan nikmat.
        Asyiknya sih bisa masukin sayur apa saja.
        Mereka biasa makan sayur, tentu saja, tapi menemukan cara makan sayur yang asyik tetap menyenangkan.

        1. Sayuran mah makanan wajib ya, Mbak … Di badan pun rasa nggak enak gitu kalau nggak makan sayur. Makanya, cream soup Ibu kucempunglin sayuran juga biar pencernaan pun lancar.

    1. Maunya juga kukasih jagung, Mbak. Tapi ibu udah pesen jangan sampai ada satupun yang keras. KAlau jagungnya diblender dulu kayaknya enak, ya. Ada rasa manis-manisnya gitu.

  3. Terima kasih ulasan resepnya Mba Melina, kebetulan di rumah ada mbahku yg udah sepuh, resep ini bisa jadi rekomendasi makanan utk beliau. Enak dan bergizi utk orang yg udah sepuh 🙂

  4. ternyata bikin cream soup bahan2nya sederhana sekali ya mba. wuaaah saya fikirnya bakalan ribet buatnya. Ah langsung cusss bikin lah seteleah ini. tfs ya mba.

    1. Aih bener banget, Mbak. Daging kepiting, yaaa. Wah, kok jadi keingetan sama sup asparagus jadinya. Dulu banget suka beli di warung seafood pinggir jalan, hihihi … Tapi di warung sayur nggak ada kepiting euy. Ke pasar aku takuuut, hihihi …

  5. Jadi pingin bikin juga..
    Ibu aku juga biasanya suka makanan traditional,, tapi mungkin bisa suka sama cream soup ini

    1. Sebenarnya aku lebih suka makanan tradisional, Mbak. Aduh, enak-enak banget.

      Tapi berhubung beliau agak susah makannya Dan ternyata malah suka cream soup ini, ya sudahlah dituruti aja, hihihi …

  6. Ibu saya juga bermasalah pada giginya, Mbak. jadi sudah tidak kuat makan makanan keras. dan resepnya ini pas nih, Mbak. Cara membuatnya juga tidak susah. Saya sae resepnya untuk dipraktikkan nanti. terima kasih, Mbak Melina.

  7. Masak makanan lembut2 gini jadi keinget alm.oma yg giginya dah ompong makanya pun kudu lembut2 tpi bliau lbh suka bubur ayam atau soup bening dengan nasi lembek..

  8. Wah mba. Sabar banget sih. Kok aku mendadak jad kasian. Ngurusin anak-anak aja lelah, kerjaan rumah ditambah ngurusin ibu yang sedang sakit gusinya karena susah makan. Ya Allah pasti itu ga mudah banget ya. Sabar ya Mba. Semoga jadi amak bakti pada ibu. Apalagi klo udah tua suka lebih rewel karena hormon juga. Sehat2 untuk mba sekeluarga

    1. Huaaa … Aku belum jadi anak berbakti juga, Mbak. Kadang ikutan ngomel karena masak ini itu salah. Tapi kadang merasa bersalah ya. Namanya juga orangtua. Apalagi aku ngerti, sakit gigi tuh beneran bikin emosi. Pengennya ngamuk, hahaha …

      Sehat-sehat juga ya untukmu dan sekeluarga, Mbak Yeni …

  9. Saya suka cream soup.
    Tapi saya ndak suka ngeliat cara bikinnya, karena memasak menggunakan susu membuat saya menggigil.

    Semoga rezekinya mba melina bersaudara segera dimudahkan Allah, biar ibunya segera mendapatkan gigi palsu yang baru,
    Semangat buat ibunya mba Melina!!

    1. Wah, masak pakai susu bikin menggigil? Aduh, jadi penasaran nih, Kak.

      Aamiin Ya Robbal Aalamiin. Hatur nuhun doanya ya, Kak. Soalnya banyak nih. Maunya juga bisa yang bagus ya biar Ibu nyaman pakainya.

      Terima kasiiih …

  10. Aku bikin cream soup yang instan Mbak Mel..cuma ditambahi sayuran dan sosis atau potongan ayam atau apalah…ini kesukaan bocah. Ternyata bikin dewe gampil ya
    Aku dan anak-anak yang mau makan cream soup begini, suamiku gamau karena penampakannya yang memang enggak menggoda begitu ya hahaha
    Tapi asli yang dah icip rasanya pasti suka, apalagi anget-anget makannya

    1. Aku juga sebenarnya nggak memfavoritkan sih, Mbak. Kalau lagi meriang, pasti enak banget makan ini. Kalau sehat, pengennya yang pedas dan asem, hahaha …

      Demi ibu wis pokoke ki …

  11. Hihi semangat mbakk,
    Kalau umiku sihh udah lama dan betah banget pake gigi palsu,
    Malah baru baru ketika gigi depannya copot, minta segera ke dokter buat pasang yg baru haha..
    Nah giliran kakakku, dia ikutan pake gigi palsu, satu aja sih,
    Eh sama dia gak dipake pake, dsn disimpan dalam gelas dengan rendaman air,
    Eh malah dikira umiku itu air yg sudah berhari-hari, dibuang dah wkwk
    Akhirnya kakak ku ga buat lagi, terus kata umiku, makanya dipake ngapain dibuat cuma buat ditaruh dalam gelas xixixi

    1. Gigi palsu ibuku tuh katanya dipakainya nggak nyaman gitu, Mbak. Jadi suka dilepas aja. Akibatnya jadi susah makan yang agak keras. Empuk juga sakit sih, makanya makan yang lembut gitu.

  12. Wah makasih resepnya ya Mbak Melina, creamy soup. Btw semoga banyak rezekinya ya Mbak, biar bs beliin ibunya gigi palsu lg. Seneng yaa Mbak Melina msh ada “keramat” nya

  13. wah sy baru tau bikin cream soup segampang ini slama ini beli j yg kemasan instant itu tp kdang suka bau ga fresh gitu..jadi pengen coba resep mbak Melina yg ini krna bhnnya fresh semua..mksh sdh berbagi resep

  14. wah perlu dicoba ini mbak. sepertinya gampang ya tinggal cemplung2, buat koki piyik seperti saya juga hihihi
    oiya selain bayam bisa sayur lain gak sih? misalnya kangkung cocok gak ya? soalnya di rumah kangkung mah favorit bangey, sampe bingung cari variasi masakan kangkung

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.