Melina Sekarsari

Menuliskan Masa Lalu, Hari Ini, dan Masa Depan
Jangan Sepelekan Influenza, Lakukan Langkah Ini

Jangan Sepelekan Influenza, Lakukan Langkah Ini

Entah saya seorang, atau orang lain juga merasakan. Di awal pandemik, setiap kali keluar rumah, saya selalu merasa nggak nyaman. Tiba-tiba merasa demam dan pilek. Anehnya, begitu kembali ke rumah, bahkan baru melihat jalanan menuju rumah pun, perasaan demam dan pilek tadi tiba-tiba menghilang.

Katanya, ini bagian dari stress. Kekhawatiran yang berlebihan menghadapi kondisi tertentu. Ya siapa juga yang nggak khawatir, kan? Saya tetap mau hidup sehat, bisa bekerja, bisa mendampingi anak-anak hingga dewasa. Iya, tahu kok, usia itu ada di tangan Tuhan. Tapi mengupayakan tetap dalam kondisi sehat, boleh banget dong.

Sekarang, saat berbulan berlalu dan pandemik virus COVID-19 nggak kunjung pergi, saya merasakan perbedaan saat keluar rumah. Nggak ada lagi tuh tiba-tiba merasa demam atau pilek. Mungkin ini yang dinamakan beradaptasi dengan new normal.

Tapi belum merasa senang juga, sih. Dilihat dari rutinitas sehari-hari, saya lumayan sulit untuk diminta stay at home all day long. Paling utama, ada kebutuhan mengantarkan orangtua kontrol kesehatan ke rumah sakit setidaknya seminggu sekali. Belum lagi kalau ada keperluan yang nggak bisa dihindarkan, seperti ke bank. 

Kabar kurang menyenangkannya, saya selalu kemana-mana dengan menggunakan transportasi umum, dalam hal ini angkutan kota alias angkot. Jangan ditanya deh, gimana protokol kesehatan di dalamnya. Belum tentu juga semua orang mengenakan masker. Saya betul-betul geser-geser posisi duduk deh mencoba menjauhi penumpang tanpa masker.

Duh, beresiko banget nggak sih buat tertular berbagai macam virus?

Mobilisasi Saat Pandemik; Bagaimana dengan Resikonya?

Kalau kemarau bilangnya panas, kalau hujan mengeluh udaranya dingin banget. Daaan, kondisi begini nih membuat makin khawatir dong. Sudahlah sehari-hari sering keluar rumah di bawah terik matahari, eh ditambah musim hujan yang dingin dan lembap. Mudah banget deh terkena flu.

Mesti gimana dong, ya?

Lima tahun lalu, saat akan berangkat menunaikan ibadah umroh, saya sempat menjalani Vaksin Meningitis di salah satu klinik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Vaksin Meningitis merupakan vaksin wajib yang harus dijalani oleh calon jemaah haji atau umroh untuk melindungi resiko tertular meningitis meningokokus, suatu infeksi yang terjadi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.

Dulu, saya tahunya Vaksin Meningitis hanya dibutuhkan oleh mereka yang akan melaksanakan ibadah haji atau umroh saja. Ternyata nggak begitu. Semua orang direkomendasikan untuk memperoleh vaksin ini untuk menghindarkan diri dari resiko terkena penyakit meningitis yang bisa ditularkan dari bersin atau batuk. 

Source: Pexels

Kemudian, saya ingat-ingat lagi, bahwa alasan calon jemaah haji atau umroh harus memperoleh Vaksin Meningitis adalah meminimalkan resiko penularan tersebut. Saat ibadah haji atau umroh, seluruh jemaah dari penjuru dunia berkumpul. Tentu resiko penularan apabila ada yang sakit, akan menjadi lebih besar. 

Saya memang nggak menjumpai orang sebanyak saat menjalankan ibadah umroh, tapi berhadapan dengan orang-orang tanpa masker di dalam angkutan kota, lalu-lalang orang di jalanan, dan banyaknya orang di dalam rumah sakit, tentu resiko penularan virus selalu ada. 

Jadi ingat pesan salah satu teman. Selama pandemik, harus betul-betul menjaga kesehatan dengan asupan makanan bergizi, rajin berolahraga, dan menjaga pikiran tetap positif. Jangan sampai sakit, deh. Kena flu pun jangan. Padahal ya, flu dan masuk angin tuh selama ini menjadi penyakit yang oleh kebanyakan dari kita dianggap biasa saja. 

“Oh, kecapekan.” Begitu saja biasanya. Alasan ini pun sangat efektif dijadikan pembenaran oleh orang yang kerap begadang seperti saya.

Tapi kalau melihat gejala COVID-19 yang memang mirip flu, gimana dong? Ada demam, batuk, pilek, sampai sakit tenggorokan. Jadi sangat benar, bahwa sakit flu pun kalau bisa jangan, deh.

Mengingat aktivitas harian yang berpotensi banget memicu timbulnya penyakit flu, saya jadi bertanya-tanya apakah mengenakan masker saja sudah cukup atau saya harus membentengi diri dengan cara lain, ya? 

Fakta-Fakta Tentang Influenza

Kelihatannya sepele, tapi terserang influenza sungguh mengganggu. Efektif banget menurunkan produktivitas kerja. Daaan, di musim pandemik begini, flu menjadi gejala yang patut dicurigai apakah seseorang terinfeksi COVID-19 atau nggak. Coba saja masuk ke salah satu pusat pelayanan publik lalu saat cek suhu tubuh, ternyata tinggi. Yakin deh nggak akan diijinkan masuk oleh petugasnya.

Mencari informasi lebih banyak tentang influenza menjadi sangat penting. Ini adalah fakta-fakta penting mengenai influenza:

Influenza sangat mudah ditularkan melalui udara maupun benda yang sempat terkontaminasi oleh penderitaBatuk kering sebagai salah satu gejala pada influenza, dapat bertahan selama lebih dari dua minggu dan menyebabkan kematian.

Komplikasi akibat influenza sangat mungkin terjadi dan dapat menyebabkan resiko kematian. Terutama pada lansia, wanita hamil, anak-anak, dan pengidap HIV/AIDS dan penyakit saluran pernapasan seperti asma dan paru-paru. Komplikasi yang terjadi dapat berupa pneumonia, gangguan syaraf pusat, dan serangan jantung. 

Duh, ternyata influenza nggak bisa disepelekan, loh. 

Source: Pexels

Dari sekian fakta tentang influenza di atas, ada kok kabar baik mengenai influenza, yakni bahwa resiko influenza dapat diminimalkan dengan memperoleh Vaksin Influenza. Vaksin ini memang nggak sepenuhnya menghindarkan kita dari penyakit influenza. Tapi, gejala yang ditimbulkan oleh mereka yang telah divaksin influenza, akan lebih ringan dibandingkan dengan yang nggak memperoleh vaksin.

Untuk memperoleh informasi seputar kesehatan, saya nggak perlu khawatir karena bisa mengakses Halodoc.com. Untuk menjaga stamina tetap terjaga, konsumsi vitamin dan suplemen sangat diperlukan. Kita bisa membelinya di sini, loh. Bukan itu saja, layanan kesehatan secara online bisa diakses melalui desktop maupun aplikasi Halodoc yang diunduh di ponsel. Dokter umum maupun spesialis, siap membantu. 

Di masa pandemik ini, bagi saya memperoleh informasi kesehatan termasuk perkembangan pembuatan vaksin untuk COVID-19, mutlak diperlukan. Pastinya, ingin tahu dong, kabar baik agar virus ini segera lenyap dari muka bumi. Artikel sejenis bisa kita akses juga di Halodoc.

Membahas soal vaksin, melalui Halodoc, kita juga bisa loh memperoleh informasi klinik atau fasilitas kesehatan mana saja yang menyediakan pelayanan vaksin. Khusus wanita, vaksin Medan sangat direkomendasikan nih buat kamu yang berdomisili di kota ini.

Kita nggak tahu kapan pandemik akan berakhir. Tapi kita masih bisa berupaya melakukan yang terbaik dengan menjaga kesehatan diri dan keluarga untuk meminimalkan resiko tertular dan menularkan.

Salam sehat selalu,

Melina Sekarsari

152 comments found

  1. Ternyata ada juga ya mbak mel, vaksin influenza. Saya baru ngeh😥 ketakutan yang sama mbak mel, kalau keluar rumah itu takutnya duh. Pernah saya ke Bank, nah pulang dari Bank badan pegel², gak enak badan, pusing. Duh segitunya ya. Ternyata hanya terbawa stres dengan berita yang beredar saja

    1. Masa kayak gini, kayaknya memang mending melakukan pencegahan melalui vaksin influenza.
      Sayangnya ini jenis vaksin mandiri yang harganya lumayan. Tapi kalau dikonversi dalam bulanan apalagi harian, jatuhnya murmer juga.

    2. awal-awal pandemi saya juga gitu, setiap habis keluar rumah badan rasanya ‘aneh’ hidung juga terasa nggak lancar buat bernafas.

      Ternyata penyakit influenza itu berbahaya juga ya, dan saya baru tau kalau ada vaksinnya juga

      1. Sekarang sudah bisa lebih normal ya, Kak. Meski suka tersiksa berjam-jam mengenakan masker. Tapi ini yang teraman saat ini, sih. Lepas masker, bisa auto tertular kalau ada yang sakit meskipun flu biasa.

        Influenza ada vaksinnya, Kak. Bisa dicari tahu di Halodoc ya untuk informasi tempat-tempat yang menyediakan layanan ini.

  2. Iya ya kita musti waspada banget ya ama gejala2 yang muncul di badan kita, lebih baik mencegah sakit dengan vaksin apalagi masa pandemi gini imunitas tubuh penting banget ya kalo turun akan gampang kena penyakit, dg vaksin setidaknya kita sudah terlindungi

  3. Kalo dulu: “Ah, gue nggak apa-apa kok. Cuma batuk doang.”
    Sekarang: “Uhuk, uhuk…..”
    Dan orang-orang pun menjauh sambil menatap curiga.

    Sehat-sehat ya, Meeel…..

  4. Setuju banget mbak kalau kita harus berhati-hati dalam setiap kesempatan apalagi di masa pandemi ini. Sedikit aja badan enggak enak harusnya kita lebih peka. Apalagi virus influenza lebih murah menyebar kemana-mana.

  5. Ealah, ternyata bukan saya sendiri yang ngerasain seperti itu. Jadi tubuh bisa otomatis berubah suhunya pas mau keluar rumah. Iya, mungkin ini sejenis Stress gitu kali ya mbak, hehehe

  6. Kira kira kalau sudah divaksi influenza bakal bener bener kebal dari influenza kak? ngeri-ngeri juga ya, sekarang ini yang positif di daerahku tambah banyak. Sering hujan juga jadi agak parno dengan flu.

  7. Penguatan imunitas penting sekali ya mba, apalagi di masa covid seperti sekarang ini. Banyak dari kita mungkin adalah OTG tanpa disadari. Hanya saja, terkadang ada yang berbeda-beda imunitasnya.
    Pas suamiku batpil di masa Covid ini bikin aq deg-degan sebenarnya.

    1. Makanya, jangan kepedean kita nggak akan menulari apa-apa ya ke orang lain. Makanya aku pun ngeri kalau diajak ketemuan sama teman.

      Kalau sakit kudu segera diobatin. Jangan lama-lama. Semoga lekas sembuh ya buat suaminya Mbak Shisca.

  8. Kalau aq kebalikannya mbak, setiap pulang dari luar rumah, walau cuma ke alfamart, walau cuma nunggu di dalam mobil, baliknya terasa kayak demam. Parnoan sendiri hahaha.

  9. Iya, dulu mah batuk, pilek, demam, karena influenza biasa aja. Paling istirahat yang cukup sama makan dan minum yang hangat. Sekarang deg-deg-an banget karena bisa jadi gejala covid-19. Saya juga setuju dengan vaksin karena minimal sebagai ikhtiar kita dalam menjaga kesehatan.

  10. Oh ada juga vaksin influenza. Keknya yuni belum pernah dapat vaksin ini deh. Atau udah ya? Ntahlah.

    Sebenarnya vaksin itu penting sih. Makanya mamaku memastikan semua anaknya mendapatkan vaksin lengkap sejak kecil.

  11. saya pun megalami hal yang sama, Mbak. selalu ada rasa khawatir kalau pas keluar rumah. Aduh, jangan-jangan di jalan saya ga sengaja terkena virus lalu terbawa ke rumah. Terus hanya hidung gatal dan bersin, langsung dilirik orang hehehe.
    Tapi akhirnya memang setelah proses adaptasi, saya pun mulai tenang keluar rumah, asalkan terus menerapkan protokol kesehatan 3M>
    Dan memang, soal pencegahan perlu sekali, termasuk amsa influenza ini. Perlu juga vaksin untuk anti body. Apalagi di masa pandemi seperti ini.

    1. Sekarang juga udah biasa aja nih, Mas. Wong saya juga sering pergi-pergi karena kebutuhan. Pokoknya sekarang bawaannya banyaaak. Nggak papa, menjaga diri sendiri dan keluarga kan, yaaa.

  12. Influenza mirip2 gejalanya kayak yg ngehits zaman now ini ya Mbak, -you know lah, hehe- nah penting nih vaksin buat kaum wanita, di kota tempat saya berdomisili pula ya, wah buruan ceki2 di aplikasi Halodoc ya klinik dokter/faskes terdekat dari rumah. Tfs Mba Melina…

    1. Iyaaa, makanya jangan sampai flu ya, Kak. Sebentar ajalah kalaupun sakit.

      Tuh kaaan, ada yang di Medan ternyata. Monggo dicek, Kak. Barangkali mau sekalian bawa keluarga.

  13. Kok serem ya baca komplikasi akibat influenza ini!
    Bahkan dapat menyebabkan resiko kematian, pengidap HIV/AIDS dan penyakit saluran pernapasan seperti asma dan paru-paru. Komplikasi pneumonia, gangguan syaraf pusat, dan serangan jantung…

    1. Iya, Bun. Untuk yang sudah punya penyakit bawaan, influenza bisa jadi faktor pendukung ke arah yang lebih serius. Makanya, jangan lama-lama ya kalau sakit flu.

  14. Ealah koq ndalalah sama tho. Terbiasa di rumah berbulan-bulan ketika keluar rumah sebentar aja badan langsung meriang. Sorenya bersin dan meler dikit.

  15. Kemarin udah download aplikasi halodoc nih dhika mba. Sekarang jadi mudah Was was dan khawatir meski baru berasa gejala mau flu. Untungnya banyak info update mengenai vaksin dan kesehatab dr halodoc. Sehat sehat untuk kita semua yaaa

  16. Saat pandemi corona ini, makin takut kalau ada orang bersin2, batuk dll. Padahl sebelumnya orang2 pada biasa aja cueks bebeks gitu. Agar terhindar dari berbagai penyakit flue ini tentu kita mesti membentengi diri dengan terus menjaga kesehatan, pola makan, olahraga rutin dll.

  17. awal pandemi sama kita…berasa kayak mau flu padahal enggak tuh…huhuhu
    Kalau vaksin influenza anak-anak pas di Amerika diwajibkan, gratis biayanya. Karena emak harus bayar jadi enggak vaksin, maklum mahal kwkwkw
    Kalau di ndonesia belum pernah, hm..perlu juga nih, mengingat sekarag influenza termasuk penyakit yang menyiksa. Jadi mesti diantisipasi serangannya

  18. Saya nih salah satu yang lumayan parno ama flu di jaman pandemi gini. Sebisa mungkin jangan sampe deh terkenal flu, batuk atau pilek. Vaksin influenza ini bisa jadi salah satu solusi untuk mengurangi kekhawatiran saya dari gejala flu yang bikin parno. Makasi infonya ya mbak.

  19. Suka sedih kalau anak-anak influenza hal ini karena susah tidur dan rewel.
    Apalagi sekarang adanya virus covid-19 . Dengan vaksin ini kita berharap imunitas kita bertambah dan terhindar dari virus mematikan.

  20. Bener banget. Ini saya udah mau sebulan kena flu batuk pilek setelah sebelumnya kena penyakit kulit hampir tiga bulan. Wah repot mau berobat jaman pandemi ini. Akhirnya saya berobat tradisional saja di rumah. Mau ke dokter jadi parno. Meski di tempat saya masih zona hijau.

    1. Alhamdulillah, Teh. Duh, meski was-was juga, setidaknya tinggal di zona hijau masih lebih menenangkan ya dibandingkan di zona merah seperti kami. Bukan hanya kelurahannya yang zona merah, tapi komplek perumahannya pun sudah zona merah.

      Sehat-sehat ya, Teh …

  21. Daku juga pernah dengar tentang vaksin influenza ini, dan pernah dengar lagi katanya kalau yang influenzanya sampai pilek dan bersin-bersin malah peluang kena si cocororo nggak besar. Entahlah belum tahu pembuktiannya. Mungkin karena sudah vaksin influenza, ya jadi lebih kuat terhadap si virus cocororo itu

  22. wah ternyata, influenza nggak bisa di sepelekan ya. Saya baru tahu soal vaksin influenza ini. Terima kasih informasinya mbak.

    Wah, mbak berani banget kemana-mana naik angkot. Saya belum berani

  23. Dulu pas masih kerja, pas giliran temen-temen saya diberangkatkan umroh, mereka nggak hanya vaksinasi meningitis. Ternyata juga ngambil vaksinasi influenza. Untuk masa pandemi sekarang kayaknya boleh juga nih vaksin influenza, jadi ditambah dengan asupan yang bergizi membuat imunitas kita bertambah ya kan.

    1. Iya, saat umroh kan perjalanan jauh ya. Pasti ada rasa lelah. Apalagi kalau berangkat dari luar kota lalu kumpulnya di Jakarta, kan waktu perjalanan nambah. Belum lagi kalau pakai acara transit. Ini berpotensi banget bikin badan lelah dan mudah sakit.

  24. Ada beberapa kegiatan kesehatan yang rutin saya ikuti. Setidaknya 1x dalam setahun. Yaitu: papsmear, suntik vitamin C, suntik vaksin influensa, dan general check-up. Apalagi setelah umur mencapai 50an. Semua kegiatan ini jadi hal wajib yang harus dilakukan.

  25. Bener banget flu sgt harus diwaspadai dan diwanti2 apalgi masa sekarang, flue bisa jadi jalan masuknya covid 😭

  26. Flu itu memang sangat menyiksa apalagi kalau lagi mampet, sampe gak bisa tidur, apalagi sekarang juga sedang masa pamdemi harus bener” aware sama kesehatan.

  27. SAya termasuk yang sangat mudah terpicu influenza-nya. Cuma kena asap rokok langsung bersin dan beringus. Cuma ganti cuaca juga. Sampai hapal, dan harus jaga kesehatan, dan itu tu sangat sulit, mengingat aktivitas saya.

    1. Kalau dari asap rokok, sepertinya tergolong alergi juga, Mbak. Saya juga gitu. Mencium aroma sabun colek pun bersin, lalu meler.

      Kalau ganti cuaca, memang udara jadi berubah ya. Terlalu lembap juga mudah banget bikin flu.

  28. Aku pun awal muncul pandemi ini suka merasa badan nggak enak. Bahkan sempat demam beberapa hari. Takut bgt. Alhamdulillah setelah diperiksa baik2 aja. Cuma butuh istirahat cukup dan jgn stress.
    Btw, aku baru tahu ada vaksin untuk influenza. Kisaran berapa ya mba harganya? Sepertinya perlu juga di masa sekarang ini

  29. Jaga kondisi udah nggak boleh dilupakan. Apalagi udah masuk musim hujan juga, yang hawanya dingin dan kalau tubuh nggak kuat daya tahannya bisa gampang bapil

  30. Vaksin influenza ini harus diulang lagi setelah beberapa periode apa tidak mb? Adanya covid 19 jd kepikiran ingin nyoba vaksin juga. Karena kita memang bisanya meminimalkan risiko. Terutama untuk anak dan manula. Ada batasan usia nggak sih ini mb untuk melakukan vaksinasi?

    1. Untuk influenza setahuku berlaku satu tahun, Mbak. Untuk lebih jelasnya, silakan ditanyakan ke klinik yang menyediakan layanan vaksin ini, ya. Buat cek lokasi, bisa di Halodoc aja, Mbak.

  31. Vaksin itu memang dibutuhkan ya. Aku ingat sekali kk-ku pergi umroh tanpa vaksin influenza, akhirnya selama disana dia sakit flu pilek dan tdk bisa beribadah dengan khusyu’ .

  32. Betul nih kak, kita musti selalu waspada ya, lebih baik mencegah sakit dengan vaksin, apalagi kita ga tahu di sekitar kita bgm kondisi orang lain krn kita pasti selalu ada aktivitas yang berada di tempat umum

  33. influenza tuh kayak yang penyakit biasa aja padahal ketika penyakit ini memberat rasa sakitnya tuh gak enak banget. bikin pusing kepala dan gak nyaman. pernah soalnya kena influenza berat dan se-gak nyaman itu. harus banget diperhatikan dengan baik untuk penyakit ini

  34. Bener mbak.. nggak boleh sakit pokoknya. Nggak hanya itu harus dalam keadaan fit juga supaya imunitas terjaga. Semoga kita selalu terlindung dari Covid.19 dan penyakit berbahaya lainnya

    1. Aku juga menikmati banget fasilitas komplitnya Halodoc. Sama ya ternyata. Iya, ada informasi tentang vaksin juga. Silakan main-main ya ke situs atau aplikasinya.

  35. Memang mencegah lebih baik daripada mengobati ya , mba. Saya milih di rumah aja, lebih save. Kalo keluar bener-bener buat hal yang pentiing banget. Daya tahan tubuh dijaga supaya ga sakit.

  36. bener banget mba, jangan disepelekan. Semua penyakit sih yaa, kalau udah terasa sakit apa gitu lebih baik berobat atau di konsultasikan, skrg toh udah ada konsul online cth mll halodoc. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang, kita minta sama Allah dikasih sehat dan mulai dengan rutin minum air putih.
    sehat selalu, Mba 🙂

    1. Nah, betul banget. Aku pun pilih konsultasi ke Halodoc aja kalau gejalanya masih ringan. Dapat info resep obat juga. Belinya pun bisa lewat Halodoc. Praktis banget, ya.

    1. Iya, Teh. Di awal-awal begitu. Sekarang udah nggak lagi. Biasa aja. Tapi tetap sih, kalau bisa di rumah ya mendingan di rumah aja. Pengap juga pakai masker berjam-jam. Apalagi di bawah terik matahari, huhuhu …

  37. Waduh serem juga kalo lagi influenza, dulu pas hamil aku sering pusing batuk pilek, sampe capek sendiri, dan kepikiran vaksin aja, . Tapi lagi hamil dulu. Baca ini jadi beneran gak boleh sepelekan flu 🙁

    1. Aku belum tahu juga sih, vaksin influenza aman atau nggak diberikan ke ibu hamil. Sebaiknya konsultasi langsung ya sama petugas di klinik yang menyediakan layanan vaksin. Biar sehaaat semuanya.

  38. Saya itu juga orang yang gampang bersin, kena pilek. Kadang ya menyepwlekan saja sih. Halah nanti kalo dah kerikan kan pasti ilang. Begitu saja pemikiran saya.
    Ternyata sebaiknya tidak begitu ya. Wah baru tahu saya. Kalau halodoc itu ada juga pembahasan tentang vaksin. Saya kira hanya tentang penyakit saja

    1. Sensitif banget ya, Mbak. Saya suka gitu juga kalau ketemu asap rokok atau aroma yang tajam.

      Iya, di Halodoc semakin komplit. Informasi lokasi vaksin juga tersedia.

  39. setuju mba jangan sepelein flu,, pengalaman anak kedua pas usia 5 bulan dia flu hampir sebulan pikirku bisa sembuh dengan sendirinya tapi ko udh sebulan ga sembuh2 eh pas diperiksa ternyata kena pnemonia dan alhamdulillah rawat jalan karna disebabkan oleh bakteri

  40. Di era pandemi harus tetep jaga kesehatan karena terkadang banyak orang yang kurang aware protokol kesehatan yang membahayakan diri kita. Semoga tetep sehat semuanya, semoga pandemi segera berakhir

  41. Nyata nya sekarang Influenza gak bisa dianggap remeh ya mba, terlebih lagi di kondisi sekarang jauh 2x lebih cepat penularan nya.
    Itulah makanya kalau seseorang sedang terkena flu ada baiknya menggunakan masker, agar saat bersin tidak terkena orang lain. Karena saat bersin dapat beresiko menularkan.

  42. Aku banget ini kak Me..
    Kena flu selalu. Memang aku udah cucok banget divaksin. Eh tapi ibu menyusui aman kan ya divaksin.
    Btw aku juga punya aplikasi Halodoc. Pernah juga Konsul chat the doctor. Alhamdulillah membantu selama pandemi biar gak ke rumah sakit.

    1. Konsul langsung ke dokternya kali ya, Mbak. Untuk jenis vaksin tertentu semoga cocok juga untuk bumil dan busui. Kan sering begadang rentan juga ya kena flu.

      Nah, asyik kan ya, pakai Halodoc.

  43. Influenza ini di Eropa termasuk penyebab kematian juga setiap tahunnya. Orang biasanya jaga-jaga setiap pergantian cuaca, karena resiko terkena flu lebih tinggi lagi.
    Dan memang benar, rutin vaksin flu setahun sekali itu membantu meningkatkan imun tubuh.

    1. Benar berarti ya, Mbak. Ini mungkin banget sih kalau penderita sebelumnya sudah pernah mengidap sakit berat yang lain. Daya tahan tubuh menurun, jadi semakin buruk kondisi kesehatannya.

      Iya nih, syukurlah Halodoc menyediakan informasi juga seputar vaksin.

  44. Influenza itu suka dianggap sepele memang. Padahal rasanya itu ngga nyaman banget. Apalagi saya yang punya sakit sinus. Wih kalau pilek meler tuh rasanya sakit mengganggu sekali.
    Jadi malas beraktivitas, ngga mau berkomunikasi dengan orang lain, karena memang sangat tidak nyaman.

    Jauh jauh deh penyakit walau hanya dlu yang nampak sepele.

    1. Aku pun merasakan demikian, Mbak. Hidung meler tuh rasanya pusing sekali. Katanya kalau sakit disuruh banyak makan. Padahal flu berat tuh diajak makan pun nggak selera, ya.

  45. Influena ini memang terus bermutasi ya. Dan kalau nggak salah belum ada vaksin yang bisa menghilangkan, hanya mengurangi risikonya saja. Kalau nggak salah gitu yang pernah kubaca. Nah Covid-19 ini juga mutasi dari influenza kalau gak salah. Virusnya makin kuat, makin serem juga risikonya. Emang bener, meskipun kayaknya biasa aja, Influenza ini gak boleh disepelekan.

    1. Betul, Mbak. Informasi yang kuperoleh juga begitu. Vaksin influenza nggak benar-benar membuat seseorang tahan tidak terpapar, tapi gejalanya akan jauh lebih ringan.

  46. Saya termasuk yang gampang banget kena flu. Kalau kata orangtua, emang sistem imunnya lemah hahaha. Tapi kalau kena flu di masa pandemi gini ya jadi agak mikir banget ya, cemas huhu. Mau mempertimbangkan vaksin flu ini ke depannya.

  47. Jadi inget pernah flu sampai 2 minggu, zaman sebelum ada Covid-19 sih. Sampai rasanya badan babak belur banget. Berawal dari sehari dua hari kena flu tapi ngga segera minum obat dan istirahat. Terjang aja itu kegiatan full, malah hari ketiga jadi tepar sampai 2 minggu. huhu. ngga boleh disepelein emangg

  48. Serem juga ya penyakit influenza, apalagi ketika musim pandemi seperti ini, bisa jadi ketika sakit influenza, malah dikategorikan penyakit covid . Tapi yang lebih penting adalah menjaga imun tubuh kita agar tetap kuat dsn sehat 🙂

  49. Virus influenza adalah salah satu virus yang berkembang dan mengalami perubahan struktur genetik cukup cepat. Bagi yang imun tubuhnya baik cenderung nggak ada masalah jika tertular. Namun jika menular pada orang yang kekebalan tubuhnya rendah dan memiliki riwayat penyakit berat, efeknya bisa cukup fatal. Maka itu butuh vaksin agar lebih kebal terhadap virus tersebut.

  50. Vaksin influenza emang penting kak, dulu menjelang bulan 10 -11 pas menjelang musim dingin vaksin ini kaya wajib banget buatku. Dan memang kondisi badan jadi lebih kuat sih

  51. Setuju mba influenza tuh jgn disepelekan. Kalau sembuhnya lama kudu segera periksa. Tapi buat jaga2 mnding vaksin influenza . Apalgi musim pandemi gini kudu jaga imun tubuh.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.