Review Film “Mimi”

Setiap orang mempunyai mimpinya sendirinya, termasuk juga makhluk yang berjenis perempuan. Ada yang ingin mengejar karir setinggi-tingginya, ada juga yang memimpikan menjadi ibu rumah tangga agar bisa sepenuhnya mengabdikan diri untuk keluarga. 

Demikian juga halnya dengan Mimi. Dia bermimpi menjadi pemain film di Bollywood. Memiliki karir di bidang seni peran yang gemerlap dan kehidupan perekonomian yang lebih baik.

Sementara itu, ada pasangan suami istri, Summer dan John yang sangat memimpikan kehadiran buah hati. Tapi sulit karena kondisi kesehatan Summer. Rahimnya tidak cukup kuat untuk mengandung. Jadi, bagaimana cara Summer dan John bisa menimang buah hati? 

Summary of "Mimi"; nothing like what you are expecting!

Cerita diawali dengan kedatangan pasangan suami istri dari Amerika, Summer dan John, ke India. Summer sudah pernah tinggal di India selama enam tahun, jadi dia cukup fasih berbahasa Hindi. Bhanu, sopir taksi yang membawa Summer dan John mendengarkan pembicaraan pasangan suami istri itu yang rupanya tengah mencari gadis muda yang sehat dan bugar. 

Penasaran, Bhanu memutuskan untuk bertanya kepada John. Menurutnya, mempunyai satu perempuan saja sudah susah, apalagi dua. Tidak ingin membuat Bhanu salah paham, Summer menjelaskan bahwa mereka membutuhkan gadis muda yang sehat dan bugar sebagai ibu pengganti. 

Butuh penjelasan panjang untuk membuat Bhanu memahami maksud Summer. Tepatnya, membuat Bhanu mengerti bahwa saat ini ada teknologi baru di bidang kesehatan untuk bisa memperoleh anak tanpa harus mengandung. Langkah ini membutuhkan ibu pengganti atau surogasi.

Dilansir dari Wikipedia, ibu pengganti atau surogasi adalah suatu pengaturan atau perjanjian yang mencakup persetujuan seorang wanita untuk menjalani kehamilan bagi orang lain, yang akan menjadi orangtua sang anak setelah kelahirannya.

John bertanya apakah Bhanu bisa membantunya. Bhanu dengan senang hati mengiyakan tapi tentu dia berharap akan mendapatkan bayaran. Alangkah terkejutnya, saat pasangan itu menawarkan bayaran sebanyak lima lakh rupee. Jika dikonversi ke mata uang kita, satu lakh rupee kurang lebih setara dengan Rp 20 juta. Bhanu tidak mungkin menolak bayaran sekitar Rp 100 juta. Apalagi hanya untuk mencarikan gadis muda yang sehat dan bugar.

Kejutan dimulai saat Bhanu mempertemukan pasangan suami istri Amerika itu dengan Amma. Bhanu berpikir Amma sangat bisa mengandung bayi milik Summer dan John karena dia sudah pernah melahirkan 14 orang anak sebelumnya. Amma juga jago memanjat pohon. 

Kayaknya di sini, Bhanu agak nggak nyambung ya sama keinginan Summer dan John. Amma tuh udah tua gitu loh, wkwkwk … 

Source: matamata.com

Akhirnya, Summer dan John menemukan gadis yang mereka inginkan, cantik, tinggi, dan seorang penari. Mereka melihatnya saat tengah menyaksikan penampilan gadis itu di sebuah hotel. Dia adalah Mimi. Bhanu meyakinkan mereka berdua, bahwa dia bisa membuat gadis itu mau menjadi ibu pengganti. 

Bukan hal yang mudah bagi Bhanu untuk membawa Mimi itu kepada Summer dan John. Saat pertama menjelaskan maksudnya, Mimi sangat marah kepada Bhanu. Dia merasa Bhanu berani bersikap kurang ajar dengan menawarkan Mimi untuk mau ditiduri oleh John sampai hamil, mengandung, dan melahirkan anak untuk Summer dan John. 

Bhanu tidak menyerah. Dia terus berusaha menemui Mimi dan menjelaskan bahwa maksud ibu pengganti bukan seperti yang Mimi pikir. Dengan cerdiknya, dia mengikuti kemana saja Mimi pergi, termasuk saat beribadah di kuil. Di situlah Bhanu tahu, bahwa Mimi sangat bermimpi pergi ke Mumbai untuk mengejar karir sebagai aktris ternama.

Setelah berhasil mengejar dan menemui Mimi lagi, Bhanu berhasil memengaruhi Mimi bahwa impiannya pergi ke Mumbai dan menjadi aktris ternama akan bisa diwujudkan. Mimi hanya perlu bersabar, menunggu selama sembilan bulan sampai bayinya lahir, menerima bayaran lengkap, dan setelah itu dia bisa pergi ke Mumbai. Bhanu juga meyakinkan Mimi bahwa tidak akan ada kontak fisik antara dirinya dan John. 

Mimi sangat tertarik karena impian menjadi bintang seakan terpampang di depan mata. Tapi sahabatnya, Shama, tidak setuju. Dia menganggap rencana Mimi itu gila. Tapi keinginan Mimi sudah tidak dapat dibendung. Shama sangat menyayangi Mimi. Dia tahu betul impian terbesar Mimi adalah menjadi aktris Bollywood. Juga kenyataan bahwa Mimi sudah bosan menjadi penari dengan bayaran murah. 

Akhirnya Bhanu berhasil mempertemukan Mimi dan Shama dengan pasangan suami istri Amerika itu. Kesepakatan dibuat. Mimi akan menerima bayaran sebanyak dua puluh lakh rupee yang akan diterimanya secara bertahap. 

Ya ampun, saya sibuk ngitung. Dua puluh lakh rupee itu kira-kira Rp 400 juta, loh. Tapi hamil bukan anak sendiri gimana rasanya, ya?

Source: IndiaGlitz.com

Mimi harus menjalani pemeriksaan kesehatan di dokter di RS yang dipilih oleh Summer dan John. Dokter harus memastikan bahwa secara medis, kondisi kesehatan Mimi sangat mendukung menjadi ibu pengganti. 

Di rumah sakit, dokter menjelaskan mengenai Teknik IVF, yakni mengeluarkan beberapa sel telur dari ovarium untuk pembuahan di laboratorium. Hari itu juga petugas laboratorium mengambil sperma milik John untuk diletakkan di dalam ruang penyimpanan. 

IVF: In Vitro Fertilization

Surat perjanjian pun dibuat. Mimi terikat perjanjian surogasi dengan Summer dan John. Embrio yang berhasil terbentuk dari sel telur milik Summer dan sperma milik John ditanamkan di dalam rahim Mimi.

Summer rutin mengontrol makanan yang dikonsumsi Mimi. Dia ingin memastikan bahwa kondisi Mimi tetap sehat agar bisa selekasnya hamil. Mereka sempat khawatir, berkali-kali mencoba testpack, hasilnya masih negatif. 

Hingga suatu hari, hasil testpack Mimi menunjukkan dua garis merah. Bersama Summer dan John, mereka kembali menemui dokter untuk memastikan apakah Mimi benar-benar hamil. Summer dan John menangis bahagia. Akhirnya, impian mereka menjadi ibu dan ayah akan segera terkabul.

 

"Mimi"; Tontonan Menghibur yang Sarat dengan Pelajaran Hidup

Film India terakhir yang saya tonton adalah PK. Waktu itu saya nonton berempat bareng teman-teman di Plasa Senayan. Film yang berhasil membuat saya tertawa terpingkal-pingkal tapi juga sedih di bermenit-menit lainnya. 

“Mimi” disutradarai oleh Laxman Utekar dan skenario ditulis oleh Rohan Shankar. Kabarnya, “Mimi” merupakan remake dari film “Marathi Mala Aai Vhhaychy!” yang dirilis tahun 2011. Saya belum pernah menonton versi lamanya, sih. 

Kriti Sanon berhasil menghidupkan tokoh Mimi. Perkembangan karakternya di sini benar-benar kuat. Dari semula sebagai gadis muda yang cuek dan materialistis hingga menjadi sosok ibu yang lembut dan hangat. 

Pankaj Tripathi berhasil memerankan tokoh Bhanu yang sangat menghibur. Saya tertawa tergelak melihat aktingnya yang harus melakukan segala cara untuk melindungi dirinya sendiri dan Mimi. 

Film berdurasi 2 jam 12 menit ini sukses memuat perasaan saya sebagai penonton, perempuan, dan sebagai ibu, campur aduk jadi satu. 

Akhir Kisah "Mimi"

Jadi, bagaimana akhir kisah nanti?

Mengandung anak yang sama sekali bukan bagian dari dirinya, demi menerima bayaran dua puluh lakh rupee agar bisa meniti karir sebagai pemain film Bollywood, akan kah Mimi berhasil melalui masa-masa kehamilannya dengan mulus?

Lahir di dalam keluarga Hindu yang taat, menghormati pernikahan, dan tidak melegalkan kehamilan di luar nikah, bagaimana cara Mimi menceritakan kehamilan itu kepada kedua orangtuanya?

Apakah Summer dan John benar-benar menginginkan bayi dalam kandungan Mimi, bagaimanapun keadaannya?

Bagaimana akhirnya Bhanu terlibat jauh ke dalam urusan kehamilan Mimi? Akankah bayi yang dikandungnya lahir dengan selamat dan sehat? 

Bagaimana dengan mimpi Summer dan John menjadi orangtua? Bagaimana dengan mimpi Mimi menjadi pemain film Bollywood? 

Nonton sendiri aja, deh. “Mimi” bisa kamu tonton di Netflix mulai 30 Juli 2021. Khusus perempuan, bersiap dengan pergulatan emosi. Membayangkan rasa senang, sakit, sedih, bingung, dan kemarahan yang dirasakan oleh Mimi.

 

Salam,

Melina 

1 Shares:
43 comments
  1. Waahhh pengen nonton!
    Saya paling suka film drama, tapi full makna kehidupan, sederhana, tapi lebih banyak kasih kita pelajaran penting dong.

    Makasih sharing dan rekomendasinya ya, wajib di tulis di notes nih biar nggak lupa 🙂

  2. Topiknya unik sekali loh ini untuk film India, antimainstream sih, tapi memang ini fakta dan kejadiannya nyata ya, ada yang namanya surogasi gini, tapi entah ya di Asia sepertinya jarang krn ya itu masih terbentur adat dan budaya

  3. Saya termasuk yang suka film Bollywood. Apalagi kalau yang main 4 besar nama KHAN. Cerita Mimi ini sangat menarik, saya jadi ikut berpikir, menjalani proses kehamilan itu tidak mudah. Ini pun yang dikandung bukan anak sendiri, seperti apa ya, rasanya? Lalu, surat perjanjian antara pasangan suami dan istri dengan ibu pengganti seperti apa, ya? Patut dicoba untuk ditonton ini. Makasih ya, mbak

  4. #catet harus nonton nih

    drama Korea juga ada tentang ibu pengganti

    tokoh perempuan melakukannya untuk membiayai pengobatan ayahnya

    jadi ya pasti bayinya diserahin dan bertemu sewaktu bayinya udah gede, si tokoh perempuan menikah dengan adik dari ayah si anak tanpa menyadari anak yang diasuhnya ternyata pernah dikandungnya

  5. Belum nonton aja udah kebayang campur aduknya… Apalagi Mimi masih mudah dan belum menikah belum merasakan punya anak..eh dititipin janin yak..Jadi penasaran sama endingya..

  6. aduuuh kok aku sedih ya sama alur ceritanya
    penasaran dengan alasan summer dan pasangannya itu, kok bisa-bisanya pengen punya anak tapi cari tumpangan buat hamil
    duh gak habis pikir aku tuh

      1. Udah lama banget nggak nonton film India gegara lebih demen nge-drakor. Tapi habis baca review ini jadi pengen nonton juga, nih. Apalagi film-nya sarat dengan nilai-nilai kehidupan, ya.

  7. Menarik sekali. Tapi di Netfix. Hiks. Padahal sudah sebegitu tertarik dengan endingnya. 400 juta kan besar sekali. Tapi hamil bisa mengubah sosok kekanak-kanakan jadi keibuan.

  8. Alhamdulillah ini bukan film mimi peri ya 😀 hehe… cukup menarik ya karena kita gak cuma menonton film drakor saja. Ternyata india juga punya film yg fenomenal sarat akan pelajaran hidup. Nanti kalo pas waktu senggang coba kuulik di sosmed.

  9. Meski sedikit berbeda, tapi jalan ceritanya mengingatkan saya sama filmnya Preity Zinta sama Salman Khan dan Rani Mukerji belasan (atau mungkin puluhan) tahun silam. Tapi di film itu, Preity Zinta adalah seorang pelacur, yang dimintai tolong untuk hamil anaknya Salman Khan, terus nanti anaknya dikasihkan sama Salman Khan dan Rani Mukerji. Kalau di film ini, istilah mudahnya mungkin “numpang rahim” ya, Mbak?

    1. Mengingat film ini termasuk remake, Jangan-jangan film yang Mbak maksud adalah versi aslinya ya, Mbak?

      Iya, betul. Bisa diistilahkan numpang rahim, Mbak.

  10. Mengandung anak yang sama sekali bukan bagian dari dirinya, demi menerima bayaran dua puluh lakh rupee agar bisa meniti karir sebagai pemain film Bollywood

    OMG 😀 Yaahh, film ini bener2 bisa menampar nurani setiap orang, ya.

    Keren nih, ide ceritanya.
    Daku juga pengin nonton. Banyak seliweran di postingan IG ugaaa

  11. Saya malah lupa kapan terakhir nonton film India. Mungkin waktu SMP saat masih ada televisi swasta TPI. Soalnya saat itu film India ditayangkan pagi sampai siang. Sekarang saya malah tidak pernah nonton. Banyaknya baca mingkin. Hehehe…
    Penasaran juga sih dengan kisah Mimi ini bagaimana akhirnya.

  12. Saya juga suka nonton drama india mbak, menurutku ceritanya lebih unik, meskipun kadang terlalu banyak tokoh jadi alurnya kadang kemana2 tapi tetap asyik. Ceritanya bagus ini, tentang ibu pengganti, biasanya akan banyak konflik batin yang menyertainya. Jadi penasaran saya pengin lihat.

  13. Isu Surogate ini menarik ya mba, apalagi di masyarakat yang masih menjunjung adat ketimuran. Kalau aku perama kali melihat film (sitcom sih tepatnya) di FRIENDS, di mana Phoebe menjadi ibu pengganti bagi pasangan suami istri yang merupakan adik dan iparnya.

  14. Ya Allah jadi penasaran, kelanjutannya Mbak… Deg-degan juga itu gimana perasaannya sewaktu sudah hamil dan melahirkan.

    Btw, yang lebih suka liat film India itu suami daripada saya. Hehe

  15. Familiar dengan film ini, kayaknya teman saya pernah ada yang merekomendasikan juga di Instagram. Jadi makin tertarik nih, biasanya surrogate mother kan dari negara-negara barat gitu ya. Ini dari India.. Bakal masuk watch list nih Mbak. Makasih rekomendasinya..

  16. Wah… jadi pingin nonton. Kadang di Netflix saya suka bingung mau nonton apa saking buaaanyaknya film di sana. Saya jarang banget nonton film india, karena enggak tahu mana yang bagus. Baiklah… yang ini langsung masuk wishlist tontonan,hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like