Kulit Kering dan Kusam? Bebaskan dengan Eksfoliasi!

Setiap ibu punya perjuangannya masing-masing. Mengurus anak dan keluarga itu menyenangkan tapi juga kerap mendatangkan rasa bosan dan lelah yang luar biasa. Mau stay at home mom maupun working mom menurut saya sama saja. Stay at home mom dengan urusan anak dan pekerjaan rumah tangga yang nggak ada habisnya, dan working mom dengan urusan pekerjaan di kantor yang penuh dengan tekanan dan ditambah urusan anak di rumah.

Tekanan Pekerjaan, Stress, dan Pengaruhnya pada Kulit

Tekanan pekerjaan sesuatu yang lazim terjadi. Mau posisi atas sampai dengan bawah, pasti punya problematika pekerjaan tersendiri. Bahkan pengusaha sendiri pun punya tekanan pekerjaannya sendiri. Tuntutan agar selalu tampil prima, tepat waktu, target yang harus dicapai, menghadapi klien yang beraneka rupa karakternya, jika dihadapi terus-menerus akan menimbulkan tekanan yang lama-kelamaan bisa menjadi stress berlebihan.

Siapa yang kalau stress rasanya ingin buru-buru booking tiket dan seret koper buat liburan? Pergi berlibur memang efektif sih merilekskan otot-otot yang tegang karena stress. Tapi kondisi saat ini memang sangat membatasi kita untuk pergi kemana-mana.

 

 

Sebelum memutuskan strategi ‘melarikan diri’ dari stress akibat tekanan pekerjaan, coba deh selesaikan dulu masalah terdekat yang timbul. Sudah tahu belum, kalau stress rentan membuat kulit menjadi tampak kusam dan tampak lebih tua? Huhuhu … ini saya rasakan banget, sih.

Stay at Home Mom dan Working Mom Sama Lelahnya

Sebagai working mom, energi dari otak dan tubuh rasanya sudah terkuras setelah seharian bekerja di kantor, Senin sampai Jumat. Saya memang nggak banyak melakukan pekerjaan rumah tangga seperti stay at home mom,  tapi perjalanan dari dan menuju rumah lagi menggunakan commuterline, rasanya ya capek juga.

 

Apalagi perjalanan pulang yang pasti berdiri sepanjang perjalanan. Kaki dan punggung rasanya pegal. Mau bersandar tapi masa iya mau bersandar di bahu penumpang lain, hahaha … Di perjalanan berangkat pun sama. Memang sih, karena naik dari stasiun paling ujung, saya punya banyak kesempatan mendapatkan tempat duduk. Tapi kalau ada lansia atau ibu hamil, masa iya saya mau keukeuh mempertahankan kursi? Cakep-cakep gini kan saya baik hati.

Semakin awal adzan Subuh, semakin awal juga saya sampai stasiun.

Saya berangkat kerja paling telat di pukul lima pagi. Itu paling telat, ya. Ada kondisi tertentu saat saya sudah ngacir segera seusai sholat Subuh. Perjalanan dengan menggunakan transportasi online, terasa banget dinginnya udara di pagi hari. Mau naik angkutan kota, waktu habis hanya untuk menunggu sopirnya ngetem demi menanti penumpang lain. Demikian juga saat pulang. Kalau sudah terlalu malam, saya memang memilih menggunakan transportasi online saja. Angkutan kota sudah nggak beroperasi sampai ke tempat tinggal saya. Loh, memang rumahnya jauh dari pusat kota? Ya lumayan sih, masih bisa melihat pemandangan pegunungan dengan jelas, makanya udara pagi dan malamnya masih terasa dingin.

Efek Udara Dingin pada Kulit

Buat teman-teman yang tinggal di Jakarta, bisa merasakan dinginnya udara tuh suatu kebahagiaan tersendiri. Buat saya, gimana? Sebetulnya sama. Lebih segar menghirup udara dingin dong dibandingkan udara panas yang membuat kulit wajah saya mudah jerawatan.

 

Tapi jangan salah, udara dingin juga membuat kulit menjadi lebih cepat kering. Harus sering menggunakan body lotion supaya kelembaban kulit tetap terjaga. Meskipun harus diakui, merawat kelembaban kulit dengan body lotion saja tuh nggak cukup. Seringkali kita membutuhkan perawatan lebih supaya kekeringan pada kulit nggak menimbulkan tumpukan sel-sel kulit mati.

Akibat Penumpukan Sel-Sel Kulit Mati

     Tumpukan sel kulit mati akan membuat pori-pori tersumbat dan menimbulkan bercak pada kulit. Pori-pori diibaratkan ventilasi. Gimana sih saat rumah kita nggak ada ventilasinya atau ventilasinya disumbat? Pasti udara akan terasa pengap karena aliran udara nggak bisa mengalir dengan baik. Akibatnya, penghuni rumah nggak memperoleh cukup oksigen untuk bernapas dengan lega.

       Demikian juga dengan kulit tubuh kita. Saat pori-porinya tersumbat, kulit kesulitan bernapas. Aliran oksigen dan karbondioksa nggak bisa leluasa masuk dan keluar dari dalam dan keluar kulit. Buat kamu yang memiliki tipe kulit berminyak, pori-pori yang tersumbat ini juga menyebabkan kadar minyak menumpuk secara berlebihan.

 

            Ugh, saat kulit tubuh terasa kering dan kusam, besar kemungkinan memang terjadi penumpukan sel kulit mati pada kulit tubuh kita. Wah, harus segera dicarikan jalan keluarnya, nih.

Melakukan Perawatan Kulit Tubuh Melalui Eksfoliasi

           Perawatan kulit tubuh agar kembali terasa lembab, lembut, dan bersinar, dapat dilakukan melalui proses eksfoliasi, yaitu pengangkatan sel kulit mati. Iya dong, supaya kulit terus dalam kondisi sehat, regenerasi kulit itu suatu keharusan agar sel-sel kulit mati dapat segera disingkirkan dan berganti dengan sel-sel kulit yang baru.

Source: Pexels

Secara alami, tubuh bisa melakukan proses regenerasi sendiri setiap 14-30 hari. Tapi seringkali karena alasan yang saya alami juga – stress dan terpapar udara dingin, membuat regenerasi sebelumnya belum selesai, tapi sel-sel kulit matinya sudah bertumpuk lagi. Jadi, harus ada cara lain untuk mempercepat regenerasi kulit ini melalui eksfoliasi.

 

         Eksfoliasi dapat dilakukan dengan menggunakan body scrub. Saya pernah beberapa kali mencoba body scrub tapi sempat kapok juga karena butiran scrub-nya terlalu kasar dan mengakibatkan iritasi saat digosokkan pada permukaan kulit. So, body scrub apa nih yang teksturnya lembut – selembut hati saya?

Perawatan Tubuh dengan Scarlett Bodycare

     Sampai kemudian, ada informasi mengenai Scarlett Bodycare. Sebagai pengguna Scarlett Facecare dan syukurnya cocok, saya penasaran juga apakah produk bodycare-nya juga cocok untuk kulit tubuh saya. Rangkaian produk bodycare ini terdiri dari body scrub, shower scrub, dan body lotion. Sukanya kalau memakai serangkaian produk begini tuh, saya tinggal pakai secara berurutan sesuai standarnya, nggak bingung lagi setelah ini harus pakai apalagi, ya?

 

Dari setiap produk tersebut, terdapat berbagai varian yang bisa dipilih.  Sebagai penggila aroma kopi, saya tertarik banget buat mencoba varian coffee-nya. Biarlah nggak bisa menikmati nikmatnya kopi kekinian karena selalu bermasalah dengan lambung. Yang penting, bisa menikmati aroma kopi dari sisi yang berbeda, yaitu dari tubuh sendiri. Jadi, seperti apa saja sih komposisi dan manfaat dari rangkaian Scarlett Bodycare ini? Yuk, yuk …

A. COFFEE BODY SCRUB

Dikemas dalam ukuran 250 ml dengan dominasi warna coklat. Ya iyalah, namanya juga varian coffee, ya.

Kandungan dan Manfaat Coffee Body Scrub

Testimoni:

Saya mulai mencoba Scarlett Bodycare ini sekitar tiga minggu lalu. Pertama kali mencoba, di akhir pekan. Saya pikir, menggunakan Scarlett Bodycare di hari kerja bakal menyita banyak waktu. Bisa-bisa terlambat ke kantor, deh.

Begitu memutar tutupnya, aroma kopinya langsung semarak di cuping hidung. Harum banget. Alih-alih buru-buru menyolek scrub-nya, saya malah membiarkan cuping hidung berlama-lama menghirup aroma kopinya. Scrub-nya sendiri tergolong lembut, bukan yang bertekstur kasar. Karena teksturnya yang lembut ini, saat diaplikasikan ke kulit tubuh, tetap terasa halus dan bebas dari rasa perih.

Setelah diaplikasikan ke seluruh tubuh, saya memilih mendiamkannya dulu beberapa saat, lalu kembali menggosoknya perlahan tanpa menambah scrub, baru deh dibilas. Saat butiran lembut scrub luruh dari tubuh, rasanya tuh nyaman banget. Mungkin karena sel-sel kulit mati dan rusak sudah enyah semua, ya. Tubuh terasa lebih ringan. Enak banget.

B. COFFEE BRIGHTENING SHOWER SCRUB

Shower scrub ini dikemas dalam botol plastik berukuran 250 ml. Meskipun bukan dikemas dalam botol kaca, tapi sensasi mewahnya tetap terlihat. Lihat saja deh tampilannya di foto, ya.

Kandungan dan Manfaat Coffee Brightening Shower Scrub

Testimoni:

Sama seperti body scrub-nya, begitu tutup botol terbuka, aroma kopi yang harum lagi-lagi menyemarakkan cuping hidung saya. Tekstur shower scrub ini jauh lebih lembut dibandingkan scrub-nya, tentu saja. Warna coklatnya seolah mewakili kehadiran kopi. Kalau sudah selesai scrubbing lalu mengaplikasikan shower scrub ini ke seluruh kulit tubuh, wah … rasanya kulit terasa begitu halus. Senang deh rasanya.

Begitu keluar dari kamar mandi, aroma kopi masih melekat dong di tubuh saya. Seketika hepi gitu mencium wewangian yang enak banget begini.

C. FRAGRANCE BRIGTHENING BODY LOTION

Kemasannya mirip dengan shower scrub-nya tapi body lotion ini menggunakan tutup model pump. Ukurannya juga lebih besar, yaitu 300 ml.

Kandungan dan Manfaat Fragrance Brightening Body Lotion

Testimoni:

Kulit tubuh sudah terasa halus dan lembut karena proses eksfoliasi tadi, ditambah dengan aplikasi shower scrub yang membuat aroma kopi tetap melekat pada kulit, sekarang waktunya memberikan kesegaran dan keharuman yang tahan lama pada kulit dengan Fragrance Brightening Body Lotion.

Teksturnya cukup kental tapi saat diaplikasikan ke kulit, meresap dengan cepat. Sama sekali nggak lengket, loh. Aroma bunga dan buah-buahan menyatu dan memberikan kesegaran pada kulit. Komplit, deh.

Waktu yang Tepat Melakukan Perawatan Kulit Tubuh

      Setuju nggak sih kalau nggak perlu menunggu kulit kusam baru melakukan perawatan? Tapi kalau kamu mengalami problem yang sama seperti saya – kulit kering akibat stress dan terlalu sering terpapar udara dingin, sudah waktunya sih buat segera melakukan perawatan kulit tubuh ini.

 

Semula, saya mencoba rangkaian produk ini di akhir pekan – khawatir menyita banyak waktu kalau dilakukan saat weekdays. Tapi nggak juga kok, waktunya sama seperti kalau mandi biasa. Bahkan, saat melakukan eksfoliasi, mandi, lalu pergi bekerja, kulit tuh terasa lebih ringan gitu. Kalau digunakan saat kembali dari kantor, tidur terasa jauh lebih nyaman. Iya dong, karena tubuh kita sudah bersih, harum, dan terbebas dari tumpukan sel-sel kulit mati yang memang bisa banget memengaruhi kualitas tidur.

Rangkaian Scarlett Bodycare Varian Coffee

Saya menggunakan rangkaian Scarlett Bodycare ini setiap tiga hari sekali. Sudah merasakan enaknya kulit tubuh sesuai scrubbing, rasanya sih pengen setiap hari. Tapi sesuai petunjuk saja deh, ya. Pemakaian berlebihan malah khawatir menimbulkan iritasi pada kulit.

 

Untuk shower scrub, saya pakai setiap hari sih, karena sama saja seperti menggunakan sabun cair untuk mandi. Khusus body lotion, saya bisa menggunakannya beberapa kali dalam sehari. Udara dari pendingin ruangan di kantor, gampang sekali membuat kulit menjadi kering. Makanya, sering saya lembabkan deh pakai Fragrance Brightening Body Lotion ini.

Mau Melanjutkan Perawatan Kulit Tubuh dengan Scarlett Bodycare?

          Setelah pemakaian selama tiga minggu, masalah kulit kering dan kusam saya sudah mulai teratasi. Kulit menjadi lebih lembut, halus, dan sehat tentunya. Sebelumnya, kulit pada bagian tumit terasa kasar. Sekarang, sudah jauh lebih lembut. Begitu juga dengan kulit di sekitar kuku yang sempat mengelupas, sekarang perlahan menutup. Dengan pemakaian rutin yang lebih panjang, mungkin kondisi kulit akan menjadi lebih sehat lagi.

Jadi, ada yang punya masalah kulit tubuh seperti saya? Cobain deh rangkaian perawatan tubuh dari Scarlett Bodycare ini. Tersedia banyak varian yang bisa kamu pilih. Produk ini bisa digunakan untuk semua jenis kulit, loh. Bagi ibu hamil dan menyusui, Scarlett Bodycare ini juga aman. Tapi tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum pemakaian, ya.

 

Salam sayang,

Melina Sekarsari

25 Shares:
19 comments
  1. Aah yg baru dari Scarlett yaa! Aku pingin coba body scrub coffee nya, aku punya yang romansa, beneran bersihin daki di aku. Yg kopi ini pasti wanginya enak yaa

  2. Aaakk, bener banget mbaaa
    daku pun stress buanget euy, dikekep di rumah mulu 🙂
    Dan Scarlett terutama yg varian cofffee series nih aku demen banget
    secaraaa aku emang doyan ngopi dan suka aroma kopi.
    THE BEST lah!

  3. Penasaran banget sama yang varian Coffee ini. Saya baru nyoba Body Scrub yang Romansa, Shower Scrub yang Pomegrante, dan Body lotion yang Romansa dan Freshy. Scarlett memang bodycare sejuta umat 🥰

  4. Saya lagi pengen banget nih cobain yang varian coffee ini, secara saya pecinta body care nya Scarlett.
    Udah nggak sabar membayangkan wanginya kopi pas luluran pake scrub.
    Duh itu bakalan jadi me time di kamar mandi banget nggak sih 😀

    Trus abis scrub gitu, lanjutin oles-oles body lotionnya, mood booster banget 🙂

  5. Penasaran sama aroma kopinya, ngebayangin setelah seharian bepergian terus pulang ke rumah ngescrub dengan rangkain Scarlett Bodycare Coffee, jadinya terasa rilex dan segar ya mba 🙂

  6. Bener banget Mba Mel, baik ibu bekerja atau irt full time juga sama lelahnya. Tekanan stress pada perempuan itu cukup besar emang. Kadang butuh me time juga kan, ya … Belum pernah cobain varian baru Bodycare Scarlett. Wangi kopi pasti seger dan tahan lama, bikin lebih fresh pastinya

  7. Saya nih kulitnya kering juga mbak. Apalagi kalau di ruangan ber AC, makin kelihatan kusam banget. Makanya kalau tugas keluar kota, pasti AC kamar hotel saya matikan.

    Eksfoliasi kulit di akhir pekan, kayak boleh juga nih dicoba, ditambah aroma kopi dari scarlett, makin rileks deh badannya

  8. Eksfoliasi tuh menurut saya penting dan harus rutin dilakukan. Selain demi kesehatan kulit, tubuh juga bisa merasakan kesegaran dengan lebih maksimal. Apalagi jika disertai dengan aroma yang menyenangkan seperti kopi

  9. Eksfoliasi memang koentji terbebas dari kulit kusam ya, ak kemarin juga baru aja coba tuh Scarlett yang edisi kopi ini, suka sih aromanya energizing, lembut di kulit, scrubnya juara buat eksfoliasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like