Lihatlah Lebih Dekat by Sherina; Bukan Sebatas Lagu Anak

Wow! Petualangan Sherina 2 akan masuk tahap produksi, loh. Sabar menanti buat sampai film ini tayang di layar sinema. Tahun 2023 kali, ya. Yakin sih, bakalan sekeren Petualangan Sherina di masa Sherina dan Derby Romero masih bocah. 

Bahas soal Petualangan Sherina, coba kalian sudah berapa kali nonton film musikal itu?

Kalau saya, lupa. Sekali nonton di bioskop. Sisanya sampai lupa berapa kali mengulangnya. Kayaknya sih lebih dari 10 kali. Apalagi waktu punya anak ye kan, kepengennya kasih lihat ke mereka, “Ini loh, film yang cocok ditonton anak-anak kayak kalian.”

 

Lagu Favorit di Petualangan Sherina

Sebagai film bergenre musikal, sudah tentu Petualangan Sherina dipenuhi dengan lagu-lagu. Berkali-kali nonton film ini, pastinya saya hapal lagu-lagu itu. Sejak pertama kali nonton, ‘Lihatlah Lebih Dekat’ menjadi yang paling menyentuh hati. 

Pernah beberapa kali pindah sekolah, saya merasakan banget yang namanya sedih berpisah dari teman-teman. Jadi kurang lebih tahu deh apa yang dirasakan Sherina saat itu. Rasa-rasanya pengen duet bareng gitu karena punya perasaan yang sama. Saya suka menyenandungkan lagu ini meski nggak pernah kuat mencapai nada tingginya. Namanya juga penyanyi alto depan cermin, wkwkwk

Petualangan_Sherina

a. Inspirasi Film Pendek untuk Perpisahan

Maka, ketika diberi amanah membuat persiapan film pendek yang akan diputar di acara perpisahan sulung dan teman-teman seangkatan, ‘Lihatlah Lebih Dekat’ adalah lagu yang paling pertama terlintas di kepala. Cocok nih menjadi music background dan inspirasi narasi untuk film pendek nanti.

Alasannya, karena perpisahan itu – apalagi sama bestie-nya kita, rasanya pasti sedih. Bisa jadi cuma sesaat, tapi pasti ada dong rasa-rasa kehilangannya.

Itu juga kan yang dirasakan Sherina saat harus ikut orangtuanya pindah dari Jakarta ke Pengalengan? Tapi mau nggak mau ya harus ikut pindah. Masa iya bocah sekecil itu mau tinggal seorang diri di Jakarta?

Sama seperti anak-anak yang akan segera lulus SD itu. Meski sedih, ya harus tetap berpisah. Masa iya mau terus-terus ngumpul jadi anak SD demi tetap bareng-bareng?

 

b. Lirik Lagu 'Lihatlah Lebih Dekat'

Jadi, mari kita mulai nyanyi bareng. Ada yang lupa liriknya? Tenang, ada contekannya.

Hatiku sedih, hatiku gundah

Tak ingin pergi berpisah

Hatiku bertanya, hatiku curiga

Mungkinkah kutemui kebahagiaan seperti di sini

 

Sahabat yang slalu ada, dalam suka dan duka

Sabat yang slalu ada, dalam suka dan duka

 

Tempat yang nyaman

Kala kuterjaga

Dalam tidurku yang lelap

 

Pergilah resah, pergilah gundah

Jauhkanlah aku, dari sgala prasangka

Janganlah sedih, janganlah resah

Lihat segalanya, lebih dekat

Dan kau bisa menilai lebih bijaksana

 

Mengapa bintang bersinar

Mengapa air mengalir

Mengapa dunia berputar

Lihat segalanya lebih dekat

 

Dan kau akan mengerti

c. Mantap Memilih 'Lihatlah Lebih Dekat'

Saya dengerin lagu itu berulang-ulang. Ada deh lima kali. Menikmati melodinya, meresapi makan dari liriknya. Pelan-pelan, sambil mengetik huruf demi huruf, kata demi kata, sampai narasi untuk film pendek itu selesai. Perwakilan anak-anak sih yang akan mengisi suara, tapi saya harus mencoba mengisi pakai suara sendiri dulu. 

Buat apa, sih? Buat memastikan narasi dan melodinya nyambung. Bukan hal mudah, karena ada lirik yang bikin suara saya meliuk, dan tenggorokan sakit. Kenapa bisa begitu? Nangis, huaaa! Lirik yang say thanks to bapak ibu guru memang selalu sukses bikin saya secengeng itu.

Setelah itu, baru deh menyatukannya lagi dengan story board yang sebelumnya sudah dibuat. Okelah, pas. Baru berani share ke teman-teman di grup panitia. 

Selanjutnya, biarkan mas-mas fotografer yang bekerja. 

 

Memaknai 'Lihatlah Lebih Dekat'

Sherina membawakan lagu ini dengan suaranya yang begitu matang di usia kanak-kanak. Disempurnakan dengan Elfa Seciora yang secara elegan mengomposeri lagu ini sebagai lagu anak-anak yang bercitarasa tinggi.

Telinga saya yang beberapa waktu belakangan terus-menerus menyetel lagu ini. Kemudian saya menyadari satu hal penting di sini. Mira Lesmana menuliskan lirik ‘Lihatlah Lebih Dekat’ bukan hanya untuk Sherina. Juga bukan hanya untuk anak-anak di seluruh penjuru Indonesia dengan tujuan hiburan semata. Tapi Mira tengah menyiapkan anak-anak belajar tentang penerimaan, beradaptasi dengan segala perubahan, berprasangka baik, agar dapat menjadi pribadi yang bijaksana.

Empat hal luar biasa ini akan menjadi bekal hingga dewasa. Orang dewasa pun seharusnya bisa belajar memaknai lirik ‘Lihatlah Lebih Dekat’ ini dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat segalanya lebih dekat Dan kau bisa menilai lebih bijaksana

a. Belajar Menerima

Berapa banyak dari kita yang seringkali terjebak dengan zona nyaman? 

“Eh, apa-apaan kok pakai acara diganti? Udah bertahun-tahun jalannya kayak gini. Siapa yang suruh ganti?”

“Dih, apaan sih pakai diganti-ganti. Ribet banget jadi orang.”

Padahal sejatinya manusia sudah terbiasa dengan perubahan. Mulai dari perubahan fisik, suasana hati, tetangga baru, cuaca, kepemimpinan, sampai perubahan harga, ya kan? Tapi kita masih bisa bertahan, loh. Urusan yang terakhir itu, ibu-ibu yang nomor satu maju, hehehe

Tenang, kemarin-kemarin saya juga demikian. Kemrungsung sewaktu rute perjalanan Commuterline diperbarui.  Stasiun Manggarai dijadikan sebagai sentral persinggahan perjalanan kereta api. Rute Bogor-Angke ditiadakan. Jadi calon penumpang yang menuju Sudirman, Tanah Abang, Angke, harus transit dulu di Stasiun Manggarai. 

Dari Stasiun Bogor hanya tersedia ke jurusan Jakarta Kota saja. Padahal selama ini, saya selalu memilih jalur kereta yang bertujuan ke Angke. Secara pribadi, saya sudah terlanjur hapal dengan waktu keberangkatan Commuterline jurusan Angke. Apalagi, rangkaian kereta ke Angke ini tersedia di jalur yang nggak terlalu jauh dari pintu tap in

 

Stasiun Bogor (Source: TravelDetik)

Ruginya buat saya di mana? Nyaris nggak ada. Lah wong di Stasiun Duren Kalibata juga saya sudah turun, kok. Bisa tetap nyaman melakukan perjalanan dari dan ke kantor tanpa harus capek-capek naik turun tangga dua lantai di Stasiun Manggarai. Soal harus berjalan sedikit lebih jauh demi menemukan jalur kereta yang berangkat lebih awal, ini bukan masalah buat saya yang suka banget jalan kaki. 

Lagipula, kekemrungsungan saya itu sebenarnya karena reaksi semata atas perubahan yang nggak pernah saya bayangkan. Aslinya, saya belum betul-betul paham alasan di baliknya dan sejauh mana persiapan dilakukan. 

b. Beradaptasi dengan Perubahan

Pada dasarnya manusia sudah begitu akrab dengan perubahan. Masyarakat Indonesia juga saya rasa cukup adaptif, kok. 

Contoh paling nyata yang paling melekat dalam keseharian kita, deh. Pandemi. Awalnya rasanya begitu sulit untuk bisa menerima bahwa kita berada di masa pandemi. Kok seperti mimpi, gitu. Tapi lama-kelamaan bisa beradaptasi juga, kan?

 

Kegerahan tapi Kebutuhan

Awalnya mengenakan masker terasa begitu merepotkan. Sebagai pelanggan transportasi umum, saya akrab banget sama yang namanya masker. Biar nggak langsung menghirup polusi kalau sedang naik ojol. Biar nggak gampang ketularan juga kalau kanan kiri penumpang di kereta ada yang tengah flu.

Sekarang saat diperbolehkan buka masker di ruang terbuka, harus berproses lagi untuk adaptasi ke arah itu. Duh, disuruh melepas saat lagi sayang-sayangnya.

Pastinya setiap perubahan membutuhkan proses adaptasi. Adakalanya butuh usaha untuk bisa mencapai fase ini. Usaha untuk mencari tahu seperti apa perubahannya, sejauh apa perubahan tersebut akan memengaruhi kehidupan kita, dan apa yang bisa dilakukan untuk secepatnya beradaptasi dengan perubahan tersebut. 

c. Berprasangka Baik

Pergilah resah, pergilah gundah

Jauhkanlah aku, dari sgala prasangka

Janganlah sedih, janganlah resah

Lihat segalanya, lebih dekat

 

Dan kau bisa menilai lebih bijaksana

Lirik di bagian atas ini, saya baca berulang-ulang. Maknanya tuh dalam sekali, loh. Betapa seringnya kita hanya melihat dari kejauhan, hanya mendengar selentingan, tanpa bertanya, tanpa mencari tahu, yang ujung-ujungnya cuma membuat kita jadi punya prasangka yang nggak-nggak. Tabayyun itu memang harus. Biar jelas masalahnya apa, kan hati jadi nggak resah gelisah itu. 

Resah gelisah menunggu di sudut sekolah kan capek. Mending nunggu di kantin yuk, perut jadi kenyang, pikiran pun tenang. Eh loh, kok jadi lari ke lagu mendiang Chrisye dan kulineran gini.

Yuk, Kita Mulai Melihat Lebih Dekat

Salah seorang guru saya pernah bilang begini, “Mel, jangan karena kamu kenal sama seseorang lalu kamu merasa tahu banyak soal dia.” 

Iya juga, kenal belum tentu tahu semuanya. Makanya, daripada salah karena kadung menarik kesimpulan sepihak tentang seseorang atau sesuatu, lebih baik melihat lebih dekat untuk bisa mencari maknanya.

Belajar tuh beneran bisa dari mana aja, ya. Bahkan dari lagu anak-anak sekalipun. Jadi, buat saya sih ‘Lihatlah Lebih Dekat’ bukan sebatas lagu anak. Ini lagu segala usia. 

Gimana menurut kalian?

 

 

Salam sayang,

Melina Sekarsari

0 Shares:
31 comments
  1. Ini lagu favorit di zamannya ya.
    Dan nggak lekang oleh waktu sih.
    Kerennya lagi, cocok untuk semua usia pula, bukan cuman untuk anak-anak, orang dewasa juga bisa memaknai lirik lagunya secara mendalam 🙂

  2. Mbak, saya kangennnnn…..
    Dulu sering banget BW ke blognya Mbak Melina dan sering ketawa ngakak

    Kapan Sherina 2 tayang ya Mbak, penasaran pingin nonton

    karena dulu rewatch petualangan sherina berulang kali dan gak pernah bosen

  3. Film PETUALANGAN SHERINA memang fenomenal pada masanya ya. Lagu LIHATLAH LEBIH DEKAT juga sangat populer. Gak cuma liriknya yang berisi tapi juga musikalitasnya jempolan. Apalagi dinyanyikan oleh si penyanyi cilik berkelas seperti Sherina.

    Udah gak sabar pengen nonton film petualangan Sherina yang berikutnya. Dengan kondisi usia yang sudah jauh lebih dewasa, kira-kira plot ceritanya bakalan seperti apa ya Mbak?

    1. Benar Bu, bikin kangen sama film Sherina.
      Kira-kira bakal seperti apa ya?
      Apakah kelanjutan ceritanya yang dulu? Berarti Sherina dan Derby udah pada dewasa gitu ya

  4. Udah lihat posternya di instagram Sherinaaaa. Wah, seru banget sekarang lihat mereka setelah dewasa. Ada love storynya juga gak ya. Pastinya sutradara sudah menyesuaikan karena film ini pasti juga ditonton anak-anak.

  5. btw,, aku lihat di twitter katanya bakalan ada Petualangan Sherina 2 ya… bareng sama Gerbi yang sudah besar. Eh… bahkan Sherina udah nikah sekarang meski belum punya anak. Wah, bakalan seru kayaknya. aku ngikutin yutubnya sherina dan suaminya.

  6. Daku engehnya yang lagu Sherina itu pas bagian reff nya aja hihi.
    Btw untuk yang stasiun Manggarai, daku dah ngerasain memang kudu SemangatCiee dah pas transit naik 2x tangga wkwkw.
    Enaknya sih kalau dari Klender Baru ke Sudirman gak pakai acara transit, tapi pas ke arah Cikini huuaaahh luar biasa 😁

  7. Duh jadi nostalgia deh keinget Film Petualangan Sherina, dulu pernah kepengen banget punya bekal kayak Sherina, hihihi. Musiknya juga seru dan menyenangkan, jadi penasaran sama Petualangan Sherina 2 ini

  8. Sama nih, saya pun pernah mengalami yang namanya pindah sekolah. Dua kali, saat duduk di bangku SD dan SMP. Pas SD, saya pindah dari Ambon ke Makassar. Sementara saat SMP, saya pindah sekolah dari Dompu (NTB) ke Makassar. Pastinya ada suka duka. Sukanya? Jadi punya banyak teman, pengalaman, dll. Dukanya ya karena harus berpisah, meninggalkan tempat yang sudah membuat kita nyaman. Makanya pas nonton Petualangan Sherina tuh ya berasa related sama kehidupan sendiri.

  9. Wah iya, dari sebuah lagu saja kita bisa memaknai begitu dalam dan banyak pelajaran hidup bisa diambil. Lagu ini melekat banget karena baik film maupun lagu di filmnya sama kerennya. Dan Lihatlah Lebih Dekat dibikin Mbak Mel ulasan penuh hikmah begini…sampai saya jleb sendiri hihi

  10. Saya malah jadi ikutan belajar. Belajar mengambil pelajaran dari apa yang sudah jadi pengalaman yang dilalui dari proses pemilihan lagu Sherina ini sampai pelajaran hidup lainnya.

  11. Dari sebuah lagu, kita bisa mengambil banyak pelajaran yang bisa dipetik.
    Gak hanya lagu brnada penuh semangat yang bikin hari berbunga cerah ceria, tapi juga memahami bahwa dalam hidup, kita mesti adaptif dan melihat segalanya dari sisi positif.

  12. Wahh salut mbak bisa menarik pelajaran sebagus itu dari lagu, jadi makin yakin nih untuk ajak anak nonton film Sherina soalnya lagunya aja penuh makna gini.

  13. Jujur aq hampir lupa sama lagu ini, makasih banyak udah diingetin indahnya masa kecil q bareng film Petualangan Sherina.

  14. Ternyata aku ada temannya nih penggemar film Sherina dan lagu tersebut, bahkan ayahku sampai beliin CD nya biar puas setel dirumah. Oiya sampai sekarang aku jg msh apal lagu lihatlah lebih dekat

  15. Ternyata lirik lagu bisa jadi pembelajaran ya ka bisa diambil manfaat dari kata2 yang terlampir intinya sesuatu hal jalani dlu aja lama2 akan terbiasa jgaa

  16. setuju, kebanyakan baru kenal sudah bisa nge-judge, lalu dengan yang udah lumayan intents jumpa sering sotoy, padahal belum tentu apa yang dipikirkan sesuai dengan orangnya, memang penting sih melihat lebih dekat 🙂

  17. Alangkah indahnya jika kita bisa memaknai semua hal dalam hidup kita ini dengan lebih bijak. Melihat lebih dekat bisa membuat kita melihat lebih jauh, lebih dalam, dan lebih luas.

  18. Wahhh .. petualangan Sherina 2 mo tayang ya. Kangen bgt sm cerita film ini. Lagu nya gak mungkin lupa, suara Sherina nyanyi auto kebayang. Dan aq suka lirik nya. Dari lirik nya aja banyak pelajaran yg bs d ambil. Pokok nya sukaa deh. Gak sabar nunggu tayang film nya.

  19. Suka bgt sm film ini. Musikalitas nya jempolan. Lirik nya suka. Syarat makna. Setuju sm caption. Tak hanya sekedar melihat LBH dekat.
    Jujur kangen sm film ini. Alhamdulillah yg k 2 mo tayang. Gak sabar deh .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

You May Also Like